33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Biayai Kuliah sempat Dua Kali Pinjam Koperasi

Muhammad Junaidi, Doktor Termuda di Universitas Semarang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – Di usia 30 tahun, Muhammad Junaidi sudah bergelar doktor (S3). Bahkan, dia adalah doktor termuda di Universitas Semarang (USM). Seperti apa?

JOKO SUSANTO

KINI Dr Muhammad Junaidi sudah berusia 32 tahun. Di usianya masih relatif muda, ia sudah menduduki jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Program Studi Magister Hukum USM. Selain itu, ia juga didaulat sebagai Dewan Pembina Institut Penegak Konstitusi (IPK) Jateng dan mengajar di beberapa perguruan tinggi di Kota Semarang.

Pria kelahiran Pati ini menyelesaikan kuliah S3 (doktor)  pada 2016 lalu di Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Ia mengaku banyak kendala dihadapi selama menimba ilmu. Maklum, dirinya bukanlah dari keluarga kaya. Bahkan, Junaidi pernah pinjam uang koperasi di Pati untuk memuluskan cita-citanya tersebut.

“Kuliah itu memerlukan biaya tinggi, apalagi kuliah S3. Pengalaman saya masuk kuliah pernah dua kali harus pinjam uang koperasi di Pati. Namun dengan keyakinan dan harapan, akhirnya saya bisa menyelesaikan studi S3 di Unissula,” kata Junaidi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (5/2).

Bapak dua anak ini tergolong gigih dalam mengejar karir pendidikannya. Begitu lulus sebagai sarjana jurusan Tata Negara Islam STAIN Syariah Ahwalu As Syahsiyah Kudus, ia langsung melanjutkan kuliah ke Magister Ilmu Hukum jurusan Kebijakan Publik di Universitas Muria Kudus (UMK). Kemudian sambil mengajar, ia melanjutkan studi program doktor di Unissula hingga lulus.

“Pengalaman saya di S2, ada PNS,  hakim dan pekerjaan lain yang berusia di atas 50 tahun melanjutkan studi. Saya melihat sekalipum mereka memiliki biaya, tapi kemampuan daya tangkap materi kuliah tentunya akan menjadi kelemahan tersendiri,” ujarnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...