Sulit Ereksi, Disangka Selingkuh

1038

Tanya dr Andi:

RADARSEMARANG.COM – Dok, istri saya menyangka saya selingkuh, karena akhir-akhir ini ereksi saya berkurang. Padahal saya tidak selingkuh. Apakah yang harus saya lakukan dok? Usia saya 37 tahun. Istri 34 tahun.

P di Smg.

Jawab dr Andi:

Memang tidak semua istri dapat memahami apa yang terjadi saat ereksi terganggu. Ereksi adalah yang spontan terjadi bila seorang pria terangsang. Bila tidak terjadi ereksi yang spontan, maka itu tandanya kemampuannya menurun. Ada beberapa reaksi istri saat suaminya mengalami penurunan ereksi: 1) Marah karena istri juga mengharapkan suaminya dapat perkasa dan memuaskan dirinya. Ini sering terjadi pada istri usia muda dan istri yang gairah seksualnya cukup tinggi. 2) Menganggap suaminya sudah tidak tertarik lagi dengan sang istri, misalnya menganggap dirinya sudah tua, tidak segar lagi, sudah kurang cantik dan kurang menarik lagi. Ini sering terjadi pada istri di usia 40 tahun ke atas. 3) Menganggap suaminya jajan di luar atau selingkuh, sehingga sudah tidak berselera lagi dengan menu hidangan di rumah. Ini sering terjadi pada istri yang mudah emosional, kurang komunikasi, jarang ngobrol secara terbuka dengan pasangan. 4) Membandingkan suaminya dengan suami orang lain, “Katanya Pak Anu setiap malam pun kuat memuaskan istrinya…” ini sering terjadi pada istri yang pendiriannya selalu berdasarkan penilaian orang lain. 5) Menjadi apatis terhadap seks, cuek terhadap kemesraan, dan cenderung menghindar dari ajakan suami untuk berhubungan intim. 6) Kaget dan heran, kok suami masih muda tapi sudah loyo begini. Tapi ia mencoba mencari info agar suaminya bisa disembuhkan seperti sediakala. Ini terjadi pada istri yang berpikiran dengan rasional dan positif thinking. 7) Uring-uringan dan mengancam suami agar bisa kembali perkasa. Ini sering terjadi pada istri yang labil jiwanya dan sulit menerima kenyataan dan bereaksi negatif.

Agar dapat kembali harmonis dan bisa mencapai tingkat ereksi yang maksimal, ada langkah-langkah sebagai berikut : a) berilah ruang waktu agar istri bisa lebih tenang menghadapi kenyataan ini. b) Bicarakan di saat yang baik bahwa gangguan ereksi bisa terjadi di usia muda. c) Selingkuh bukan penyebab disfungsi ereksi pada diri anda. d) Usahakan istri masih mau berhubungan intim dengan suami, untuk memelihara kemampuan ereksi dan gairah seksual yang normal. e) Ajaklah istri untuk berkonsultasi ke dokter, agar dapat mendapat penjelasan yang netral dan solusi medis untuk disfungsi ereksinya. f) Tetap mempertahankan kebugaran fisik dan menyingkirkan pikiran dan tekanan stres yang mengganggu. (www.dokterAndi.com)