33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Sabet Best Resto Custom

VW Safari 1973

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM – Mobil jenis retro saat ini memang sangat digandrungi. Salah satunya adalah VW Safari, seperti yang dimiliki Setiarsa Kumala yakni VW Safari keluaran tahun 1973. Mobil ini dikenal bisa digunakan di segala medan, baik jalan aspal ataupun off road sekalipun.

Menurut sejarah, mobil asal Jerman tersebut dulunya sempat digunakan sebagai kendaraan perang. Dari segi mesin berkapasitas 1.600 cc dan menggunakan reduction gear sehingga bisa digunakan di segala medan. “Dulu masuk ke Indonesia, digunakan sebagai mobil dinas pegawai kehutanan pada tahun 1973 dan bisa menjejalah hutan,” kata Setiarsa Kumala.

Pria yang akrab disapa Om Tjong ini mengaku mobil tua miliknya sengaja dijaga keasliannya. Dia mempertahankan bentuk asli seperti bodi warna merah menyala tersebut. Bahkan part-part dan bodi yang rusak sengaja direstorasi agar bentuk asli mobil tetap terjaga. “Cuma ada sedikit modifikasi di mesin, saya menggunakan karburator four barrel agar mobil memiliki tenaga yang besar,” paparnya.

Berpindah ke segi interior, ia juga masih mempertahankan keasliannya. Segala detil-detil di dalam interior mobil dipertahankan demi kenyamanan dalam berkendara. Ya mobil keluaran Jerman ini memang dikenal dengan kenyamanan dan kenikmatan dalam berkendara. “Original aja, soalnya menurut saya klasik itu asik tanpa mengurangi fungsi kenyamanan,” ujarnya.

Sementara untuk eksterior, Tjong mengubah bumper asli dengan memodifikasinya dengan gaya Kubelwagen I, dengan penambahan lampu berbentuk bintang pada sisi depan. Untuk bumper belakang masih menggunakan material bawaan pabrik namun dilakukan custom agar berbeda dengan yang lainnya. “Restorasi yang saya lakukan berhasil menyabet penghargaan Best Retro Custom tahun 2015 lalu diajang Jamnas VW,” ucapnya bangga.

Agar lebih macho dan garang, ia mengubah knalpot asli dengan knalpot merek Tanabe. Ia mengaku memiliki VW Safari adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Selain langka dan unik mobil ini pun mudah dalam segi perawatan. “Perawatannya cukup mudah, hanya perlu cek,  onderdil pun bisa dibilang mudah didapat,” tutur anggota VW Semarang Club (VSC) ini. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Parodi Ande-Ande Lumut Ramaikan Resepsi Kartini

DEMAK-Resepsi peringatan Hari Kartini ke-138 tingkat Kabupaten Demak di pendopo berlangsung meriah. Kegiatan yang dihadiri Bupati HM Natsir dan Ketua PKK Suntari Natsir ini...

Sisihkan Uang Saku untuk Beli Miras

KEBUMEN – Meski telah banyak meregang nyawa setelah menenggak miras, namun masih banyak yang tidak kapok. Sejumlah pemuda Kebumen masih ditemui mengonsumsi minuman beralkohol. Tim...

Kompor Gas Meledak, Dua Rumah Terbakar

DEMAK - Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Demung Kidul RT 3 RW 3, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, kemarin malam. Dua rumah ludes. Yakni, milik...

Berani Tusuk Setelah Singgung Marga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Hamsir Gailea, 26, pembunuh Sadikin Uma Sangaji, 35, mengaku emosi karena tersinggung oleh ucapan korban yang membawa nama marga keluarganya. Pemuda yang...

Semarang Usung Ekonomi Kerakyatan

SEMARANG - Dalam menjamin kemakmuran masyarakat di Kota Semarang, penguatan ekonomi kerakyatan yang menyeluruh begitu penting. Konsep ekonomi kerakyatan dinilai tepat dilakukan di Kota...

Strategi Anti selfie di Sekolah

DI ANTARA gaya hidup yang paling populer saat ini adalah selfie. Tak lengkap rasanya jika melakukan aktivitas baru atau pergi ke tempat baru tanpa...