Sabet Best Resto Custom

VW Safari 1973

1131
SUDAH HOBI : Setiarsa Kumala berfoto disamping VW Safari keluaran tahun 1973 miliknya. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
SUDAH HOBI : Setiarsa Kumala berfoto disamping VW Safari keluaran tahun 1973 miliknya. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM – Mobil jenis retro saat ini memang sangat digandrungi. Salah satunya adalah VW Safari, seperti yang dimiliki Setiarsa Kumala yakni VW Safari keluaran tahun 1973. Mobil ini dikenal bisa digunakan di segala medan, baik jalan aspal ataupun off road sekalipun.

Menurut sejarah, mobil asal Jerman tersebut dulunya sempat digunakan sebagai kendaraan perang. Dari segi mesin berkapasitas 1.600 cc dan menggunakan reduction gear sehingga bisa digunakan di segala medan. “Dulu masuk ke Indonesia, digunakan sebagai mobil dinas pegawai kehutanan pada tahun 1973 dan bisa menjejalah hutan,” kata Setiarsa Kumala.

Pria yang akrab disapa Om Tjong ini mengaku mobil tua miliknya sengaja dijaga keasliannya. Dia mempertahankan bentuk asli seperti bodi warna merah menyala tersebut. Bahkan part-part dan bodi yang rusak sengaja direstorasi agar bentuk asli mobil tetap terjaga. “Cuma ada sedikit modifikasi di mesin, saya menggunakan karburator four barrel agar mobil memiliki tenaga yang besar,” paparnya.

Berpindah ke segi interior, ia juga masih mempertahankan keasliannya. Segala detil-detil di dalam interior mobil dipertahankan demi kenyamanan dalam berkendara. Ya mobil keluaran Jerman ini memang dikenal dengan kenyamanan dan kenikmatan dalam berkendara. “Original aja, soalnya menurut saya klasik itu asik tanpa mengurangi fungsi kenyamanan,” ujarnya.

Sementara untuk eksterior, Tjong mengubah bumper asli dengan memodifikasinya dengan gaya Kubelwagen I, dengan penambahan lampu berbentuk bintang pada sisi depan. Untuk bumper belakang masih menggunakan material bawaan pabrik namun dilakukan custom agar berbeda dengan yang lainnya. “Restorasi yang saya lakukan berhasil menyabet penghargaan Best Retro Custom tahun 2015 lalu diajang Jamnas VW,” ucapnya bangga.

Agar lebih macho dan garang, ia mengubah knalpot asli dengan knalpot merek Tanabe. Ia mengaku memiliki VW Safari adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Selain langka dan unik mobil ini pun mudah dalam segi perawatan. “Perawatannya cukup mudah, hanya perlu cek,  onderdil pun bisa dibilang mudah didapat,” tutur anggota VW Semarang Club (VSC) ini. (den/ric)