Kunjungan Wisman Tumbuh 13 Persen

302

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sejak 2013 silam, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Jateng terus naik cukup signifikan. Rata-rata pertumbuhannya per tahun tembus 13.10 persen.

Dari data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, kunjungan wisman tahun 2013 mencapai 388.143 orang, tahun 2014 sebanyak 419.584 wisman, tahun 2015 mencapai 412.191 wisman, tahun 2016 hingga 578.914 wisman, dan 2017 tembus 718.148 wisman.

Jumlah kunjungan wisman ke Jateng itu sudah melampaui target RPJMD 2018. Meski begitu, secara realistis, target kunjungan wisman tahun ini tetap meningkat. Minimal 30 persen atau hampir 1 juta wisman.

Kepala Disporapar Jateng, Urip Sihabudin menjelaskan, dari analisa sementara, salah satu faktor pendorong meningkatnya jumlah wisman itu tidak lepas dari calender of event internasional yang digelar di Jateng. Seperti Borobudur Internasional Festival, hingga Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM). “BJBM yang masuk kategori sport tourism kemarin banyak diikuti wisman,” terangnya, Jumat (2/2).

Selain itu, lanjutnya, terstrukturnya sistem promosi yang dibangun Kementerian Pariwisata sangat memengaruhi peningkatan kunjungan wisman. Salah satunya lewat support gelaran akbar yang dimasukkan dalam prioritas event nasional.

“Untuk bisa masuk dalam prioritas event nasional itu cukup panjang. Ada seleksi yang cukup ketat. Tapi kalau sudah lolos, Kementerian Pariwisata akan sangat mendukung. Mulai dari bantuan promosi, hingga aspek pembiayaannya,” bebernya.

Kerjasama dengan DIJ juga dianggap mengambil porsi jumlah kunjungan wisman ke Jateng. Sebab, di dunia kepariwisataan, Joglosemar (Jogjakarta-Solo-Semarang) ditempatkan menjadi satu kesatuan.

“Jadi kalau ada kunjungan wisman yang mendarat di Jogja, bisa dipastikan akan berkunjung ke Jateng. Kami sama-sama membuat promosi besar-besaran. Para pelaku usaha pariwisata juga menjual paket Joglosemar. Jarang yang hanya menjual paket wisman di Jateng saja,” tegasnya. (amh/ric)

Silakan beri komentar.