Kumpulkan Mobil Land Cruiser Keluaran 1953 hingga 2014

Lebih Dekat dengan Komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Semarang Raya

1398
TERAWAT: Puluhan mobil Land Cruiser lawas dipamerkan di Gor Wujil Ungaran, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)
TERAWAT: Puluhan mobil Land Cruiser lawas dipamerkan di Gor Wujil Ungaran, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – Produk mobil 4×4 dari pabrikan Toyota, yakni Land Cruiser digemari banyak pecinta otomotif di Indonesia. Khusus di Semarang, ada Komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Semarang Raya yang mewadahi pecinta mobil yang kali pertama keluar pada 1953 ini.

ADENNYAR WYCAKSONO

BAGI pecinta otomotif, terutama off road, nama Toyota Land Cruiser tentu tidak asing. Ya, mobil tersebut dikenal dengan mesin yang tangguh, dan bisa dimenaklukkan segala medan. Sampai saat ini mobil jenis ini pun masih digunakan untuk ajang off road di Indonesia.

“Silsilah mobil ini cukup panjang, mulai dikeluarkan pada 1953 sampai 2014, kita coba kumpulkan mobil-mobil ini dari beberapa komunitas yang ada di Indonesia,” kata Ketua TLCI Semarang Raya, Eko Wibowo, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Eko menerangkan, komunitas tersebut dibentuk pada 24 Januari 2015 lalu. Tujuannya, sebagai ajang kumpul-kumpul pecinta mobil jeep keluaran Toyota ini. Komunitas ini terdiri atas kolektor Land Cruiser hingga off roader pengguna Land Cruiser. “Misinya dan kecintaannya sama, hingga klub ini terbentuk. Klub kami menjadi chapter ke 12 dari 22 chapter yang ada di Indonesia. Chapter Semarang Raya mewadahi pecinta Land Cruiser se- eks karisidenan Semarang,” jelasnya.

Ia menerangkan, di dalam tubuh TLCI Semarang Raya, terbagi dua divisi. Yakni, divisi mobil klasik dan divisi off road. Khusus divisi off road tentu untuk mewadahi para anggota pecinta balap ataupun penggila kecepatan.  Saat ini, anggota TLCI Semarang Raya, mencapai 75 anggota dengan usia umur bervariatif, mulai anak muda hingga orang tua.“Divisi klasik cenderung ke restorasi, melestarikan mobil jenis ini dari tahun tua sampai tahun muda,”paparnya.

Sama dengan komunitas mobil lainnya, komunitas ini gencar menggelar kegiatan sosial. Bedanya kegiatan sosial dilakukan di wilayah terpencil, bahkan daerah yang terkena bencana alam dan tidak bisa dilewati dengan mobil biasa. “Mobil ini kan segala medan, jadi fokusnya memang di daerah terpencil atau ikut kegiatan kemanusiaan saat ada bencana alam,”katanya.