33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Gandeng LPS, Legislator PKB Konsisten Perkuat UMKM

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK– Banyak pelaku usaha mikro kecil menengah  (UMKM) yang menjalankan bisnisnya terkait dengan sistem keuangan perbankan. Meski demikian, belum banyak diantara mereka yang mengetahui sejauhmana perbankan tersebut menjalankan sistem keuangannya dengan baik, termasuk apakah dijamin lembaga penjamin simpanan (LPS) atau tidak.

Karena itu, betapa pentingnya para pelaku UMKM ini memahami sistem keuangan yang dinaungi oleh LPS tersebut. Demikian mengemuka dalam sosialisasi peran  di lembaga penjamin simpanan dalam menjaga stabilitas perbankan dan perekonomian di Indonesia yang berlangsung di Hotel Amantis, kemarin.

Hadir dalam kesempatan ini, anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB Drs H Fathan Subchi, Ketua PCNU Demak KH Aminudin dan Fuad Zein Perwakilan dari LPS.

Ketua panitia, Zayinul Fata mengatakan, potret pelaku UMKM di Demak rata rata adalah anak muda dan setengah baya. Sebagai pelaku usaha, tabungan mereka diperbankan sangat besar.

“Hanya saja, tidak semua tahu apakah uang mereka diperbankan ini terlindungi dengan baik atau tidak, termasuk terlindungi oleh LPS atau tidak. Karena itu, mereka kita berikan sosialisasi tentang sistem keuangan dan peran LPS selaku lembaga penjamin simpanan,” katanya.

Setelah memahami sistem keuangan itu, para pelaku UMKM diharapkan punya akun media sosial (medsos) untuk menyebarluaskan pengetahuan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Junjung Sportivitas Lewat Lomba Panahan

MUNGKID-Bupati Magelang Zaenal Arifin secara resmi membuka lomba panahan Bupati Cup 2017 di Sirkuit Panahan Gondang Lor, Desa Pakunden Kecamatan Ngluwar, Senin (30/1). Kegiatan...

Ritual Balas Budi Bagi Leluhur

SEMARANG-Ritual sembahyang arwah atau King Hoo Ping digelar Yayasan Tjie Lam Tjay Jalan Gang Lombok Semarang. Ritual King Hoo Ping atau Ulambana tersebut dipimpin...

4 Wajib Pajak Nunggak PBB Hingga Rp 1,1 Miliar

SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, terus berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu langkah tegas dilakukan...

Kurikulum Belum Ajarkan Wirausaha

SEMARANG - Kurikulum yang ada Indonesia khususnya di Perguruan Tinggi (PT) dinilai belum bisa menghasilkan lulusan yang siap untuk menjadi pengusaha atau entrepreneur. Para...

Nikah Wajib Tanam Pohon

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Mulai tahun 2018 ini, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mewajibkan warganya yang akan menikah untuk menanam dua pohon di wilayahnya sebelum melakukan akad...

Tak Riasukan Pembatasan Usia

SEMARANG – Head coach PSIS, Subangkit mengaku tidak ambil pusing soal rencana aturan pembatasan usia yang akan diterapkan di kompetisi Divisi Utama 2017 dimana...