Cari Penyebab Banjir, Pemkot Susuri Sungai Loji

305
CEK SUNGAI: Selain sedikit rekreasi dengan berperahu menyusuri sungai Loji, Forkominda juga diajak mengecek permasalahan disepanjang sungai utama Kota Pekalongan ini. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK SUNGAI: Selain sedikit rekreasi dengan berperahu menyusuri sungai Loji, Forkominda juga diajak mengecek permasalahan disepanjang sungai utama Kota Pekalongan ini. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengajak Forum Pimpinan Daerah  (Forkominda) menyusuri sungai Loji yang membelah Kota Pekalongan tersebut, pada Jumat (2/2). Susur sungai bertujuan untuk mengetaui penyebab meluapnya air yang membanjiri perkampungan warga di dekat aliran sungai Loji.

Susur sungai dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Ruminingsih. Setelah sebelumnya digelar apel, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz. Start dimulai ti taman Suropati, lokasi apel di gelar, dengan beberapa perahu para pejabat diajak menyusuri sungai yang membelah kota Pekalongan ini.

Setelah dilakukan susur sungai, Sekda Kota Pekalongan Sri ruminingsih menuturkan, bahwa pihaknya banyak melihat sampah dan batang pohon yang menjorok kesungai sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan sampah dibeberapa titik.“Sampah banyak yang terhenti, karena batang pohon yang menjorok sampai sungai. Sehingga lama–lama menumpuk, ini juga penyebab banjir,” jelasnya.

Selain itu, kata Sekda ada juga bangunan yang sengaja dibangun secara permanen yang menjorok ke sungai padahal sesuai dengan aturan itu tidak diperbolehkan. Bahkan menurutnya, masih ada beberapa warga yang proses membangunan.“Kami nanti akan segera mengingatkan yang dalam porses pembangunan agar berhenti. Dan bagi yang sudah membangun kami himbau untuk bisa mematuhi peraturan,” tegas Sekda.

Sekda berharap susur sungai tersebut bisa dilakukan secara berkelanjutan supaya kondisi sungai Loji dapat selalu terpantau. Karena dengan rutin susur sungai, diharapkan bisa mengetahui letak permasalahan yang menyebabkan aliran sungai tidak lancar.

“Setelah susur sungai ini harus ada kelanjutannya, harus ada aksi nyata untuk mentertibkan dilingkungan sungai Loji, apabila sudah diingatkan tidak mengindahkan maka kami akan mentertibkan dengan tegas,” tandas Sekda. (han/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here