KREASI : Kegiatan lomba mewarnai yang digelar SLB Don Bosco Wonosobo pada Rabu (31/1). (IST)
KREASI : Kegiatan lomba mewarnai yang digelar SLB Don Bosco Wonosobo pada Rabu (31/1). (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Anak-anak penyandang tuna rungu di SLB Don Bosco Wonosobo mengadu keterampilan mengolah kreasi dan seni. Mereka mengikuti lomba kreasi daur ulang barang bekas yang digelar untuk memperingati hari ulang tahun SLB Don Bosco.

Kepala SLB Don Bosco Agnes Siti Saptaningsih mengatakan kegiatan tersebut adalah untuk mengasah jiwa kompetisi dan kreativitas anak didik.  “Tidak hanya dari Don Bosco, peserta lomba juga para siswi SLB Dena Upakara. Mulai dari kelas TK, SD Rendah, SD Tinggi sampai tingkat SMP,” tuturnya, Kamis (1/2).

SD Rendah, diterangkan Sapta, merupakan sekolah dasar yang berisi siswa kelas 1 sampai kelas 3, sementara SD Tinggi untuk anak kelas 4 sampai kelas 6. Di setiap kelas, uji keterampilannya berbeda. “Bagi kelas TK sampai SD Rendah kita ikutkan di lomba mewarnai, kemudian SD Tinggi ada lomba keterampilan menggambar dan membuat pernak-pernik hiasan Natal, sementara kelas SMP mengikuti lomba kreasi daur ulang barang bekas,” urai Santa.

Para peserta lomba dikelompokkan menurut kelas, sehingga juaranya ditentukan berdasar kelompoknya. Dengan berkelompok pula, anak-anak bakal belajar untuk bekerjasama menyelesaikan pekerjaan mereka.

Presiden Lion Club Wonosobo Dieng, Hardiningsih yang hadir dalam kegiatan ini mengaku mendukung penuh kegiatan positif karena ingin anak-anak SLB mampu mengembangkan bakat dan kreativitas mereka. “Dukungan dari LC Wonosobo Dieng kami wujudkan dalam bentuk bantuan logistik berupa makanan dan minuman ringan untuk peserta dan panitia,” jelasnya. (ali/ton)