Pelajar Sumbang Pendapatan Trans Semarang Rp 2,53 M

468
MUDAHKAN SISWA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan bantuan suttle bus sekolah bagi sekolah wilayah pinggiran kemarin. (Sigit Adrianto/Jawa Pos Radar Semarang)
MUDAHKAN SISWA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan bantuan suttle bus sekolah bagi sekolah wilayah pinggiran kemarin. (Sigit Adrianto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menunjukkan perhatian terhadap dunia pendidikan. Setelah menggratiskan biaya sekolah bagi siswa SD hingga SMP negeri, kali ini Hendi –sapaan akrab wali kota– memberikan bantuan sarana transportasi berupa shuttle bus sekolah. Bantuan tersebut diberikan Hendi saat memberikan motivasi kepada para siswa  SMP Negeri 43 di Kelurahan Bangetayu Kulon, Genuk, Kamis (1/2).

Tercatat, ada 4 shuttle bus sekolah yang berasal dari anggaran murni Pemerintah Kota Semarang 2018. Shuttle bus ini akan diperuntukkan bagi siswa-siswi SMPN 43, SMPN 31, SMPN 23, SMPN 17, dan sekolah-sekolah yang berlokasi di dekat keempat SMP tersebut.

Hendi –sapaan akrabnya—menjelaskan, shuttle bus tersebut untuk memudahkan siswa-siswi di daerah pinggiran Kota Semarang untuk bersekolah. Mengingat selama ini kesulitan memperoleh alat transportasi untuk menuju ke sekolah.

“Kami coba bantu untuk sekolah-sekolah yang letaknya di pinggiran. Dengan harapan supaya tidak ada kendala adik-adik ini dalam bersekolah. Dan tidak ada alasan lagi tidak masuk sekolah karena tidak ada yang mengantar atau tidak ada transportasi sekolah,” kata wali kota.

Hendi menjelaskan, nantinya shuttle bus ini akan dikelola oleh pihak sekolah masing-masing secara mandiri. Tugasnya untuk menyisir sampai batas transportasi umum terdekat dari sekolah setiap pagi dan saat jam pulang sekolah, mengembalikan siswa ke lokasi terdekat dengan transportasi secara gratis.“Moda transportasi ini akan kami kembangkan secara bertahap ke sekolah-sekolah sampai tidak ada persoalan mengenai transportasi siswa untuk berangkat sekolah,” tandas wali kota.

Tidak hanya menyediakan shuttle bus sekolah bagi siswa di pinggiran Kota Semarang, Hendi juga segera meluncurkan sarana transportasi khusus untuk pelajar, yakni BRT Trans Semarang Pelajar. Jika BRT Trans Semarang Umum saat ini, siswa sekolah dikenai tarif Rp 1.000, namun untuk BRT Trans Semarang Pelajar yang pengajuannya sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pelajar akan dibebaskan dari biaya alias gratis.