744 Aset Pemkab Dihibahkan ke Desa

464
HBIAH BARANG : Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Kepala BPKAD Suhasbukit menandatangani berita acara hibah barang milik Pemkab kepada desa disaksikan Bupati HM Natsir dan Wabup Joko Sutanto, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HBIAH BARANG : Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Kepala BPKAD Suhasbukit menandatangani berita acara hibah barang milik Pemkab kepada desa disaksikan Bupati HM Natsir dan Wabup Joko Sutanto, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Sebanyak 744 paket aset pembangunan milik Pemkab Demak di wilayah pedesaan, secara resmi diserahkan ke pihak desa, Kamis (1/1) kemarin. Dengan demikian, setelah diserahterimakan ke desa, maka pemerintah desa memiliki kewenangan merawatnya. Ini terkait dengan penataan aset pemerintah menjelang penilaian dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Suhasbukit melalui Kabid Aset Daerah, Fatkhul Imam mengatakan, aset pembangunan yang diserahkan ke desa tersebut di antaranya berupa betonisasi jalan, peningkatan jalan dan bangunan fisik lainnya. “Aset bangunan ini diserahkan atau dihibahkan ke desa karena menempati tanah desa,” katanya.

Nilai bangunan yang diserahkan jumlahnya bervariasi, yakni antara Rp 49 juta hingga Rp 508 juta. Itu merupakan kegiatan 2017 di 186 desa yng tersebar di beberapa kecamatan. “Setelah diserahkan, maka kewenangan pemeliharaan aset jadi hak desa,” ujarnya.

Sekda dr Singgih Setyono MMR mengatakan bahwa dalam penandatanganan ini dihadiri para kepala desa terkait. “Kalau yang tidak hadir, nanti langsung ke Inspektorat didampingi camat masing masing,” katanya.

Wabup Joko Sutanto menegaskan, dengan tercatatnya aset bangunan dan penyerahan ke pihak desa ini diharapkan bisa membantu Pemkab Demak dalam meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Pertahankan status WTP ini,” katanya. (hib/ida)