33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Sebar Benih Ikan di Tiga Kecamatan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Untuk menjaga dan melestarikan sumber daya air, yang ada di Kabupaten Pekalongan. Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pekalongan, bersama warga menebar 580 ribu ikan jenis baung dan ikan nilam di sungai Sengkarang yang ada di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Sragi, Bojong dan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kabupaten Pekalongan, Sirkan, Rabu (31/01) kemarin, mengungkapkan bahwa disebarnya ikan pada sungai di Dukuh Kranji Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Desa Bukur, Kecamatan Bojong,  dan Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen, karena ketiga sungai tersebut mempunyai kadar air yang bersih, dan sangat layak untuk pengembangbiakan ikan jenis baung dan nilam.

Menurutnya tujuan utama dari disebarnya 580 ribu ikan tersebut, agar sumber daya air yang ada di sungai tersebut terjaga, serta meningkatkan produktivitas jumlah ikan, dan pendapatan masyarakat di sekitar sungai.

“Ikan yang kita sebar pada sungai di Kecamatan Kedungwuni, Bojong dan Sragi, karena kualitas sungainya bagus dan untuk menjaga sumber daya dan habitat dari sungai tersebut,” ungkap Sirkan.

Sirkan juga mengatakan bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan, Kabupaten Pekalongan sebelumnya juga melepaskan 500 ribu ikan nilam dan baung, di Bendungan Gembiro, Desa Bukur, Kecamatan Bojong, yang tujuannya juga untuk melestarikan sumber daya air di Bendungan Gembiro.

Menurutnya khususnya untuk bendungan Gembiro di Desa Bukur, ikan yang baru disebar untuk sementara tidak boleh ditangkap, dengan menggunakan jaring ikan, namun boleh untuk dipancing.

“Setahun sekali ikan yang ada di Bendungan Gembiro, dengan harpan ikannya sudah besar dan jumlahnya sudah banyak. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat, dan hasil tangkapan bisa dijual dengan harga bagus,” kata Sirkan.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menegaskan Dinas Perikanan dan Kelautan, Kabupaten Pekalongan, seharusnya belajar banyak terhadap kabupaten yang mempunyai usaha ikan tawar. Sehingga Kabupaten Pekalongan kedepan mempunyai usaha ikan air tawar, yang bis dibudidayakan.

“Kedepan Kabupaten Pekalongan harus mempunyai budidaya ikan tawar sendiri, yang bisa memberdayakan masyarakat dan berdampak pada peningkatan penghasilan, dan kesejahteraan,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ketentuan Membayar Fidyah

Pertanyaan : Assalamualaikum Wr Wb Bapak Kiai Ahmad Izzuddin yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah. Ada seorang muslim yang tidak menunaikan ibadah puasa karena...

Unggulan Kelompok Usia Utama Tak Terbendung

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pemain unggulan kelompok usia tingkat utama masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan dalam babak final Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Kendal...

Tunggakan PKB Empat Kecamatan Capai 16 Milliar

UNGARAN–Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di empat kecamatan di Kabupaten Semarang, terbilang sangat tinggi. Mulai 1 Januari 2017 hingga 31 Agustus 2017 se-Kabupaten Semarang,...

Gelombang Tinggi, Nelayan Tak Melaut

KENDAL—Sekitar satu pekan ini, ratusan nelayan di Kendal tak melaut. Mereka menyandarkan perahunya lantaran cuaca laut tak menentu. Badai dan gelombang yang tinggi membuat...

Siap Kembangkan Ilmu Astronomi

SMP Islam Terpadu PAPB yang beralamat di Jalan Panda Barat No 44 Palebon Pedurungan Semarang berdiri pada 2004. Sekolah di bawah naungan Yayasan...

Curi Cabai, Tarwin Babak Belur

TEMANGGUNG- Tergiur dengan tingginya harga cabai membuat Tarwin, 45, alias Londo, warga Dusun Widoro Desa Bangunsari Kecamatan Pageruyung Kendal gelap mata. Ia menyatroni kebun...