Pekalongan Utara Prioritas Bebas RTLH

299
BERI SANTUNAN: Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz saat berikan santuanan kepada milik Taryati warga Kelurahan Panjang Wetan, yang rumahnya yang berdinding bambu tersebut sudah hampir roboh. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI SANTUNAN: Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz saat berikan santuanan kepada milik Taryati warga Kelurahan Panjang Wetan, yang rumahnya yang berdinding bambu tersebut sudah hampir roboh. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Wilayah Pekalongan Utara yang kumuh akibat rob, akan menjadi prioritas Program bebas RTLH (Rumah Tak Layak Huni) tahun 2018. Dan ditargetkan pada tahun 2019 mendatang, pemukiman di Pekalongan Utara sudah lebih layak untuk ditempati.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz mengatakan pada tahun ini, sebanyak 700 RTLH akan segera diperbaiki dengan menggunakan anggaran bersumber dari APBD Kota Pekalongan. Yang mana ada 151 unit berasal dari dana alokasi khusus (DAK), 400 unit dari program bantuan stimulan perumahan Swadaya (BSPS), dan 100 unit dari APBD Provinsi.

“Program bebas RTLH tahun ini kami prioritaskan untuk wilayah Pekalongan Utara karena kumuh akibat rob,” ujar Wali Kota saat menyerahkan santuanan kepada milik Taryati warga Kelurahan Panjang Wetan, yang rumahnya hampir roboh.

Hampir setahun  Taryati, 60, mendiami rumah seluas  12m x 7m yang terbuat dari bambu dalam kondisi hampir roboh. Hal itu disebabkan pondasi rumah tergerus air rob. Beruntung baginya meskipun rumah terendam air rob, warga setempat masih berinisiatif memberikan bantuan berupa pasir batu (Sirtu) untuk meninggikan lantai rumah agar tidak terendam.

“Untuk perbaikan rumah Ibu Trayati, jumlah anggaran berasal dari APBD sebesar Rp 7,5 juta, kemudian APBD Provinsi Rp10 juta. Sedangkan dari DAK dan BSPS pemerintah pusat Rp15 juta. Bantuan yang kami berikan kepada Bu Taryati memang tidak seberapa, tetapi paling tidak dapat mengurangi bebannya,” jelas Saelany.

Trayati sendiiri, mengaku sangat bersyukur dapat bantuan tersebut, janda  beranak enam, warga RT 5 RW 4 Kelurahan Panjang Baru kecamatan Pekalongan Utara berjanji akan segera memperbaiki rumahnya yang hampir roboh.

1
2
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here