33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Janjikan Kerja di Kapal, Raup Rp 100 Juta

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Unit Reskrim Polsek Sidomukti berhasil mengungkap perkara penipuan uang ratusan juta rupiah dengan iming-iming janji akan diberangkatkan bekerja di kapal pesiar. Pelaku berhasil ditangkap setelah dijebak korban untuk bertemu di sebuah kafe.

Pelaku yang ditangkap adalah Pudji Santoso, 52, warga Timuran MG, Kelurahan Brontokusuman Kecamatan. Mergangsan Yogyakarta. Polisi bergerak setelah mendapatkan laporan dari Mukromin, 45, warga Cluster Mangunsari Asri A11 Cabean, Mangunsari, Sidomukti, Salatiga.

Kasubag Humas Polres Salatiga Kompol I Nyoman Suasma menuturkan, kejadian bermula saat pelaku pada Agustus 2017 datang ke Sekolah Hotel dan Kapal Pesiar Oceana Salatiga. Ia mengaku dari PT Awedya Tanjung Priok Jakarta yang bergerak dalam bidang rekruitmen pekerja pelayaran. Selain itu, ia juga mengaku memberangkatkan siswa didik di Oceana sebagai kru kapal River Cruise Eropa.

Awalnya tidak ditanggapi, namun terlapor sering bertamu ke Oceana sehingga korban akhirnya yakin dan mau mengikutkan siswa didiknya dalam rekrutmen. Saat itu disepakati bahwa pembayarannya adalah sebesar Rp 30 juta per orang dan disepakati yang dibayarkan 50 persen terlebih dahulu.

“Korban kemudian membayarkan total sebesar Rp 75 juta dengan beberapa transaksi, namun selanjutnya terlapor meminta uang sendiri kepada para kandidat dan akhirnya total uang yang diterima sebesar Rp 100 juta,” jelas Suasma. Namun ditunggu hingga lama, para kandidat belum juga diberangkatkan.

Karena hingga batas waktu yang ditentukan tidak juga diberangkatkan, Mukromin memilih melaporkan kasus ini ke polisi. Polisi yang mendapatkan laporan kemudian menindaklanjuti dan berhasil menangkap pelaku di sebuah kafe. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jantung Maraton

Saya tunda dulu menulis soal mati lampu. Saya batalkan juga menulis soal demo Hongkong. Yang masih terus berlanjut --dan kian brutal. Saya elus dada...

Belum Selesai, Beberapa Stan Tutup Diawali Stan PKK Kota

MAGELANG–Pemkot Magelang membantu memasarkan produk unggulan Kota Magelang agar semakin dikenal secara luas. Sabtu-Minggu pekan lalu, sekitar 80 pelaku usaha mikro kecil dan menengah...

Dorong Kembangkan Sistem Hidroponik

SEMARANG – DPRD mendorong pemprov untuk bisa melakukan inovasi dalam sistem pertanian di Jateng. Salah satunya dengan sistem pertanian budidaya hidroponik. Model ini sangat...

Biaya Produksi Tinggi, Kalah dengan Produk Impor

RADARSEMARANG.COM - Momen Imlek tidak membuat pengrajin yongsua atau dupa di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, bergairah. Sebaliknya, kondisi ekonomi pengrajin makin menyusut dan cenderung...

Berkomunikasi Kembali Lewat Kesenian Tradisional

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pertunjukan seni rakyat diyakini masih menjadi media penyampaian informasi yang ampuh. Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng  menggelar Forum...

Tengaran Tercatat Wilayah Taat Pajak Rendah

TENGARAN–Kecamatan Tengaran masuk daftar wilayah yang sangat rendah pembayaran pajaknya. Hal itulah yang mendorong pendirian Samsat Paten di wilayah tersebut. Hal itu dikatakan oleh Kepala...