Rukma Setyabudi (ISTIMEWA)
Rukma Setyabudi (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) mulai tahun ini. Sebab, dalam perkembangan dunia usaha ke depan, BUMD akan terus dihadapkan pada tantangan yang berat. Sebagai wujud nyata investasi daerah, BUMD mau tidak mau menghadapi persaingan yang berat dengan masuknya pasar global.

“Saya rasa GCG harus diterapkan di BUMD mulai tahun ini. DPRD Jateng akan mendorong Komisi C untuk melakukan pengawasan dan pemantauan,” katanya disela Jalan Sehat “Forum Temu Kebangsaan” di Alun-alun Wonosobo, Minggu (28/1).

Politisi PDIP tersebut menegaskan GCG perlu diterapkan karena kontribusi BUMD dalam menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) sangat minim. Kinerja BUMD dinilai belum memadai. Ini terlihat dari rendahnya laba yang diperoleh dibandingkan dengan modal yang ditanamkan. “Bahkan ada sebagian BUMD yang justru menjadi sumber masalah keuangan daerah karena tidak hanya gagal menjadi sumber penerimaan PAD, tetapi malah membebani keuangan daerah,” tandasnya.

Menurutnya belum optimalnya BUMD memenuhi berbagai tujuan dan fungsinya karena pengelolaan yang dilakukan belum mengacu kepada prinsip-prinsip GCG. Penerapan GCG secara logis bisa dikaitkan dengan berbagai kelemahan tata kelola BUMD. “GCG menjadi panduan normatif yang semakin populer di kalangan sektor swasta karena dipandang memiliki nilai positif untuk menjaga konsistensi dan profesionalisme dalam melakukan berbagai tindakan menuju ke arah kinerja yang lebih baik,” paparnya.

Hal penting yang dibutuhkan selanjutnya dalam penerapan GCG adalah keberadaan peraturan turunan, baik PP ataupun Perda. BUMD yang berbentuk perusahaan umum daerah, pengelolaannya harus tunduk pada Perda tempat BUMD tersebut berada. (ric)