33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Cawagub Ida Fauziyah Sowan Kiai NU

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Cawagub Ida Fauziyah bersama rombongan kemarin bersilaturahmi dengan para kiai Nahdlatul Ulama (NU) di gedung PCNU Demak, Jalan Sultan Fatah. Yang bersangkutan diterima Ketua PCNU Demak, KH Aminudin dan Ketua Rois Syuriah KH Zaenal Arifin Ma’shum.

Dalam kesempatan itu, Kiai Aminudin menyampaikan unek-unek para kiai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) dan guru Madrasah Diniyyah (Madin) di bawah naungan NU. Menurutnya, dulu Pemprov Jateng pernah memberikan bantuan kepada pesantren dan Madin melalui bantuan sosial (bansos), namun beberapa tahun terakhir sudah tidak bisa diakses lagi.

“Dulu, bansos mengalir begitu derasnya ke pesantren dan Madin. Namun, sekarang bansos macet. Kami berharap, bansos tersebut kembali digulirkan untuk pesantren dan Madin. Kasihan guru-guru madrasah,” katanya.

Selain bansos, masalah lain yang mengundang kekecewaan para kiai dan guru Madin adalah soal kebijakan sekolah lima hari sekolah atau full day school (FDS). Sebelumnya, FDS ditolak kalangan Nahdliyyin karena dinilai merugikan Madin. “Kalau FDS dipaksakan, dampaknya bisa dibayangkan, ribuan Madin akan gulung tikar. Di Jateng ada sekitar 27 ribu Madin. Karena itu, kami minta agar ada pengawalan terhadap peraturan presiden (Perpres) terkait kebijakan lima hari sekolah itu. Demikian suara mayoritas warga NU di Demak Bu Ida,” ujar Kiai Aminudin di hadapan Cawagub Ida Fauziyah yang kemarin didampingi politisi PKB, Hj Ida Nur Sa’adah.

Menanggapi aspirasi para kiai dan guru Madin itu, Cawagub Ida Fauziyah mengatakan bahwa dirinya sudah membicarakan atau berdiskusi dengan Cagub Sudirman Said dan Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori terkait masalah tersebut. “Iya kebijakan Pemprov Jateng itu mejadi keprihatinan kami bersama. Ke depan, bagaimana aspirasi para kiai dan guru Madin ini bisa terwujud kembali,” katanya.

Ida menambahkan, selaku Ketua Fraksi PKB di DPR RI, ia bersama koleganya telah memperjuangkan RUU Keagamaan dan Pesantren. Dalam RUU tersebut, akan menjadi acuan keberlangsungan pesantren dan Madin. “Ini bagian dari tanggung jawab sekaligus representasi kami dalam memperjuangkan pesantren dan Madin,” katanya.

Ketua Rois Syuriah PCNU Demak, KH Zaenal Arifin Ma’shum menyampaikan, bahwa sesuai semangat warga Nahdliyyin, pemimpin terbaik adalah yang ahlussunnah wal jama’ah. Luwes dan dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat dari berbagai kalangan. “Negara itu basisnya rakyat. Sedangkan, kebutuhan masyarakat berkembang terus. Maka pemimpin harus bisa mengakomodasi kepentingan rakyat,” ujarnya. (hib/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelatihan TKI Diambil Alih Pemerintah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan diambil alih oleh Pemerintah. Kepala Dinas Tenagakerja (Disnaker) Kabupaten Semarang, Moch Riyanto mengungkapkan pengambil alihan...

Siagakan 5 Ribu Personel di 200 Posko

SEMARANG – Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jateng menempatkan 5 ribu personel untuk berjaga di 200 Posko Mudik. Posko tersebut disebar...

Sisakan Empat Pemain Asing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kekalahan 1-0 atas Arema FC dalam laga uji coba di Stadion Moch Soebroto Magelang (7/1) membuat head coach PSIS, Subangkit langsung...

Wakil Kepala Sekolah Dibunuh

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pembunuhan sadis menggemparkan warga, Kamis (21/6) petang. Korban diketahui bernama Debora Sriani Setyowati, 50, warga Jalan Serayu II, Semarang Timur. Ia ditemukan tak...

Ingin Terus Berinovasi

RADARSEMARANG.COM - INOVASI demi inovasi telah dilakukan Novitasari Tribuana Tungga Dewi, utamanya di bidang gizi. Dengan inovasi yang diciptakan, dara kelahiran 10 November 1995 ini...

Server Pemeringkatan Sempat Ngadat

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Orangtua calon siswa, Ladrang Kunto Anuraga mempertanyakan proses penerimaan dan pemeringkatan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di kantor Balai...