Polres Batang Sita Rumah Dukun Maut

951
SITA RUMAH - Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto usai memasang spanduk penyitaan rumah dukun maut pengganda uang Muslimin sekaligus memberikan imbauan kepada warga, agar jangan mendekat. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SITA RUMAH - Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto usai memasang spanduk penyitaan rumah dukun maut pengganda uang Muslimin sekaligus memberikan imbauan kepada warga, agar jangan mendekat. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM BATANG – Ditetapkan sebagai hasil kejahatan, Polres Batang menyita satu unit rumah beserta isinya milik Muslimin. Dia adalah dukun maut pengganda uang yang tega membunuh tiga orang pasiennya dengan keji di Dukuh Segan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing.

Kapolres Batang AKBP Edy Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto mengatakan penyitaan ini berdasarkan penyidikan Sat Reskrim Polres Batang dan diperkuat surat ketetapan dari Ketua Pengadilan Negeri Batang, tanggal 11 Januari 2018.

“Rumah beserta perabotan di dalamnya adalah hasil dari kejahatan tersangka Muslimin. Korban-korbannya dibunuh untuk diambil hartanya dan dipergunakan oleh tersangka di antaranya untuk membangun rumah ini. Mayat korban kemudian dikubur untuk menghilangkan jejak,” kata Kapolsek Sugiyanto, Rabu (31/1).

Selain memasang spanduk berisi keterangan penyitaan, kapolsek dan jajarannya juga memberikan imbauan kepada warga untuk menjaga rumah tersangka yang sudah disita ini. Karena rumah dukun maut Muslimin sampai saat ini, memang masih menjadi daya tarik masyarakat yang penasaran ingin melihat dari dekat. Setiap hari selalu ada yang datang, bukan hanya warga lokal tapi banyak juga yang datang dari luar daerah.

“Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga rumah ini agar tidak ada yang merusak ataupun mengambil barang-barang yang ada. Rumah ini masih diperlukan guna penyelidikan lebih lanjut. Barangkali saja masih ada bukti baru yang belum terungkap ada di dalam rumah ini,” tutup kapolsek. (han/lis)