33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

544 Ribu Orang Belum Rekam e-KTP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dari sekitar 27 juta penduduk Jateng yang sudah menginjak usia 17 tahun, masih ada 544.480 orang yang belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Mereka diminta segera melakukan perekaman e-KTP agar bisa berpartisipasi pada Pilkada serentak tahun ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dispermasdukcapil) Jateng, Sudaryanto menjelaskan, pada 2017 lalu, masih ada sekitar 1,5 juta orang yang belum melakukan rekam e-KTP. Kemudian di akhir tahun, ada 600 orang. Sekarang tinggal 544.480 orang. Itu data per pertengahan Januari 2018,” terangnya, Selasa (30/1).

Mereka yang belum melakukan rekam e-KTP, lanjut Sudaryanto, biasanya adalah perantau, atau pekerja di luar daerah, seperti Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Ada juga pelajar atau mahasiswa yang sekolah di luar Jawa.

Mengenai ketersediaan blanko e-TKP, pihaknya memastikan sudah siap. Setiap Senin, selalu mendapat jatah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Memang masih terbatas, tapi stoknya sudah ada. Bisa dicek secara realtime di http://dispermadesdukcapil.jatengprov.go.id/kabkota/stok_blangko_ktpel,” ucapnya.

Meski begitu, dia memaklumi jika petugas pencetakan e-KTP tidak langsung memberikan blanko kepada warga yang baru merekam. Sebab, sesuai aturan, blanko diberikan ‘urut kacang’. Prioritasnya mereka yang sudah melakukan perekaman sejak awal. Kalau yang baru rekam, mungkin baru diberi surat keterangan (suket) sudah melakukan perekaman. Termasuk jika petugas tidak melayani pergantian e-KTP yang sudah rusak.

“Yang sudah pernah melakukan perekaman, bisa diurus di kantor dukcapil terdekat. Jangan menunggu. Memang blanko sudah ada, tapi belum dicetak. Kalau terlanjur dicetak, tidak segera diambil, kan percuma. Jadi harus datang sendiri, membawa suket untuk ditukar blanko e-KTP.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta agar masyarakat punya inisiatif untuk melakukan rekam e-KTP. Tidak perlu dioyak-oyak karena rekam ini merupakan kebutuhan setiap penduduk.

“Ini kan sudah menjadi cerita lama. Terutama saat menjelang Pilkada. Mungkin ada yang lupa, ada yang pindah. Sebaiknya segera merekam agar punya dokumen identitas yang jelas. Biar punya catatan adminstrasi,” terangnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perlintasan KA Desa Waru Jadi Perhatian

KAJEN- Tingginya kasus kecelakaan kereta api di perlintasan Desa Waru, Kecamatan, Wiradesa, membuat Satlantas Polres Pekalongan menyiagakan personel di kawasan tersebut. Personel diterjunkan saat jam-jam...

Jalur Tol Gelap dan Rawan Bagi Pemudik

BATANG-Penggunaan jalur Tol Trans Jawa di sepanjang jalur Kabupaten Batang Polres Batang, patut dipertimbangkan. Pasalnya, jalur tol tersebut masih banyak rawan dilintasi para pemudik,...

IBC Wiradesa Jadi Favorit Pemudik

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Para pedagang batik yang berada di International Batik Centre (IBC) Wiradesa dan Pantura Siwalan, mulai kebanjiran pembeli. Sebagian besar pembeli adalah...

Ayo Biasakan Berkendara Aman

SEMARANG – Berkomitmen untuk melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat, PT Total Oil Indonesia, produsen pelumas asal Perancis gandeng Universitas Diponegoro (Undip) adakan sosialisasi Safe...

Sita Puluhan Kaleng Ikan Sarden Makarel

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Menindaklanjuti adanya penemuan produk ikan sarden makarel yang mengandung parasit cacing, petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Balai Karantina Ikan...

Awas, Ada Penipuan Bermodus Pemblokiran Rekening BCA

JawaPos.com - Nasabah BCA tengah menjadi sasaran pembuat hoax yang bermotif penipuan. Pesan itu berupa pemberitahuan pem­blokiran rekening dan kartu ATM/kredit. Penipuan tersebut sengaja ingin...