33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Untag Gelar Seminar Internasional

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Fakultas Hukum (FH) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) terus berupaya meningkatkan kualitas untuk menghadapi persaingan dunia pendidikan. Salah satunya melalui seminar internasional.

“Menghadapi persaingan global, tentunya perguruan tinggi dituntut meningkatkan mutu dan kualitas. Dan seminar nasional menjadi sesuatu yang wajib bagi perguruan tinggi yang memiliki akreditasi A,” ujar Dekan Fakultas Hukum Untag Dr Edy Lisdiyono dalam seminar International Conference on Law, Economic and Health yang berlangsung di hotel Grasia Semarang, (29-30/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Vice Presiden Word Assosiation for Medical Law (WAML) wilayah Asia Pasifik dari Baku Universitas Azerbaijan Prof Bugar Mammadov pH.D, Vice presiden WAML wilayah Indonesia, dr Naseer, Sp. KK.D., Law, perwakilan dari Universitas Management Singapore Profesor Dr Irene Calboli dan Profesor Agus Sardjono SH, MH dari Universitas Indonesia (UI).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Untag, Fakultas Undang-undang Universiti Kebangsaan Malasyia, Universitas Youngsan Korea Selatan, Universitas Dong-a Korsel, Word Assosiation in Medical Law, Persatuan Rumahsakit Seluruh Indonesia (Persi) dan RSUP dr. Kariadi Semarang.

Sementara itu pembicara lainnya dari Universitas Indonesia, Prof Agus Sardjono menyoroti tentang pelayanan kesehatan dan perspektif hukum kontrak, karena isu utama adalah ketika orang berobat mereka hampir tidak ada yang menanyakan kualifikasi dokter.

“Pasien itu ketika akan berobat tidak tahu kualifikasi dokter, dan pasien hanya bisa pasrah ketika memeriksakan kesehatannya,” katanya

Selain itu dalam perspektif hukum kontrak masih berlaku sepenuhnya atau mungkin hukum kontrak dalam konteks ini dikalahkan oleh hukum kesehatan. “Kita melihat ada norma, Undang-Undang. Tetapi apa yang diinginkan UU tidak sebagaimana yang terjadi, disitulah pentingnya sebuah penegakan hukum,” imbuhnya. (hid/sct/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jangan Sebarluaskan Hoax

WONOSOBO - Era keterbukaan informasi menuntut setiap penyelenggara pemerintahan lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan kinerja melalui rilis resmi berita. OPD juga harus waspada dengan...

Kadinkes Prov Jateng,Germas Cegah Gangguan Kesehatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo mengaku prihatin dengan temuan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, adanya sejumlah...

Palebon Juara Umum Kampung Hebat

SEMARANG - Para juara program Kampung Hebat 2016-2017 diumumkan saat peringatan HUT ke-470 Kota Semarang di halaman balai kota, Selasa (2/5) kemarin. Kelurahan Palebon,...

Warnai Portal Jamkesnews.com

Pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Tengah dan DI Jogjakarta--khususnya Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Umum dan Komunikasi Publik--dituntut memiliki...

Ajak 30 Anak Panti Asuhan Bergembira

SEMARANG - Senyum gembira terlihat dari 30 anak yatim piatu, siang kemarin. Ya, mereka mendapatkan hadiah Lebaran berupa baju baru dari Hotel Ciputra Semarang...

Dinding Lennon

Sebentar lagi genap dua bulan: demo di Hongkong itu. Masih belum menyamai tahun 2014 lalu: 70 hari. Tepatnya 78 hari. Tapi nada-nadanya kali ini...