33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Ganjar Perjuangkan Saham 5 Persen untuk Desa

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan Jawa Tengah dalam lima tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat. Banyak pengusaha baik BUMN maupun swasta yang menanamkan investasinya di Jateng dalam berbagai bidang. Selain untuk membuka peluang tenaga kerja, investasi itu juga diharapkan memberi dampak kesejahteraan pada masyarakat secara luas.

Salah satu yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakni kepemilikan saham minimal 5 persen untuk desa tempat investasi tersebut. Kepemilikan saham itu disarankan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan begitu, masyarakat desa bisa merasa ikut memiliki perusahaan, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat desa akan lebih terwujud dan terlihat nyata.

Salah satu yang tengah diupayakan saat ini, yakni kepemilikan saham pada desa terdampak proyek tol Bawen-Jogjakarta. “Waktu paparan tol kemarin disampaikan oleh konsultannya, saya minta tolong itu ada lahan subur dilewati, ada desa-desa dilewati. Bisa ndak desa itu memiliki saham?” ujar Ganjar pada Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Semarang, Minggu (28/1) lalu.

Gagasan tersebut, kata dia, dilakukan agar desa tak hanya jadi penonton, namun juga menjadi pemilik dan melibatkan BUMDes. Ia mengatakan, jika ini nanti terealisasi, masyarakat tentu akan makin sejahtera dan desa akan berkembang. “Jadi, tidak ada lagi yang mengeluhkan daerahnya menjadi sepi karena terkena proyek tol,” terangnya.

Ia mengatakan, terdapat dua pola yang bisa digunakan masyarakat atas kepemilikan saham. Pertama, desa melalui BUMDes bisa sharing modal, sedang yang kedua dengan mencicil dari keuntungan yang didapatkan untuk membayar pinjaman modal sebelumnya.

“Jadi, saya kepengin ada ownership system, di mana masyarakat desa juga ikut memiliki karena investasi juga harus membebaskan lahan. Maka problem sosial pembebasan lahan dapat dicegah jika masyarakat mendapat insentif,” katanya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Pertanda-pertanda dari Orwellian

Oleh: Dahlan Iskan Waktu tinggal 1 menit. Jam di New York menunjukkan angka 23.59. Tapi lampu hijau yang ditunggu tidak juga datang. Tepat pukul 00.00...

Bina Bakat Pelajar Melalui Pekstra

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pekan SMA Kesatrain 2 (Pekstra) 2018 yang berlangsung di halaman sekolah selama 15 hari, dimulai pada Minggu (28/1) sampai 11 Februari,...

Tak Punya Pengacara, Tahanan KPK Batal Didakwa

SEMARANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya batal mendakwa Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten nonaktif, Suramlan, atas perkara...

Pekan Depan Tancap Gas

SEMARANG – PSIS Semarang akan mulai menggelar persiapan tim menghadapi ajang Liga 1. Rencananya, pekan depan tim berjuluk Mahesa jenar akan menggelar latihan perdana...

Toyota New Yaris Kedepankan Emotional Design

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Setelah memperkenalkan All New Rush untuk segmen medium SUV di akhir 2017, Toyota membuka tahun 2018 dengan meluncurkan New Yaris yang...

Tiga Warga Tiongkok Ditangkap di Pecinan

SEMARANG - Tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok ditangkap tim gabungan Kantor Imigrasi Semarang dan petugas Kesbangpol Provinsi Jateng. Ketiganya diamankan lantaran menyalahgunakan...