Dorong Pertumbuhan Harga Properti

1108

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Meningkatnya rata-rata harga jual apartemen dan harga sewa kamar hotel mendorong peningkatan harga hunian. Hal tersebut terlihat dari hasil survey Bank Indonesia (BI) provinsi Jawa Tengah yang menunjukkan indeks harga properti komersial triwulan IV tahun lalu sebesar 109,22 atau naik sebesar 0,09 persen dibanding triwulan sebelumnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, indeks pasokan properti komersial tercatat sebesar 101,36, naik sebesar 0,12 persen bila dibanding tahun sebelumnya, namun stabil dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Kenaikan indeks secara tahunan didorong oleh meningkatnya pasokan apartemen sebesar 4,76 persen dan kamar hotel sebesar 12,83 persen bila dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Kemudian indeks permintaan properti komersial tercatat sebesar 104,37, naik sebesar 0,20 persen bila dibanding triwulan sebelumnya. Serta meningkat 1,92 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kenaikan permintaan secara triwulanan terutama didorong oleh meningkatnya tingkat hunian kamar hotel sebesar 4,97 persen, diikuti oleh meningkatnya permintaan apartemen sebesar 2,33 persen bila dibanding triwulan sebelumnya,” ujarnya. Sedangkan, kenaikan secara tahunan terjadi pada segmen perhotelan sebesar 17,87 persen dan apartemen sebesar 17,56 persen bila dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga terjadi pada penyaluran kredit konsumsi yang tercatat meningkat sebesar 9,75 persen bila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Begitu juga dengan kredit kepemilikan apartemen tipe menengah yang mengalami pertumbuhan sebesar 35,51 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. (dna/ric)