Gito Walngadi (IST)
Gito Walngadi (IST)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung akan membentuk 10 posko darurat bencana alam. “Di Temanggung ada 20 Kecamatan, di dua Kecamatan ada satu posko darurat bencana alam, jadi, satu posko meng-cover dua kecamatan,” ucap Plh Kepala BPBD Temanggung Gito Walngadi, Senin (29/1).

Gito merinci, 10 posko darurat bencana alam itu berada di Kecamatan Temanggung, Parakan, Bulu, Selopampang, Kaloran, Kandangan, Pringsurat, Tretep, Tembarak dan BejenDi masing-masing posko akan ditugaskan 10 personel gabungan, terdiri dari BPBD, TNI/Polri, trantib kecamatan dan satuan tugas penanggulangan bencana alam.

“Total personil gabungan yang kita persiapkan ada 120 petugas. Mereka secara bergantian bertugas menjaga posko, mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB dan pukul 20.00 WIB sampai pukul  08.00 WIB,” terangnya.

Dibandingkan dengan tahun lalu, ada penambahan jumlah posko darurat bencana darurat alam. Tahun lalu hanya ada 6 posko, tahun ini meningkat menjadi 10 posko. Penambahan jumlah posko bukan tanpa alasan, mengingat cuaca yang terjadi akhir-akhir ini sangat ekstrem. Hujan disertai angin kencang, puting beliung, banjir dan tanah longsor  masih mengancam wilayah Temanggung. “Perkiraan kami, cuaca ekstrem ini masih akan terjadi hingga 15 Februari mendatang,” tukasnya. (san/ton)