TAK SESUAI STANDAR: Polres Kendal bersama Polsek Kaliwungu saat melakukan razia di Jalan Pelabuhan, Kaliwungu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK SESUAI STANDAR: Polres Kendal bersama Polsek Kaliwungu saat melakukan razia di Jalan Pelabuhan, Kaliwungu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Maraknya balapan liar di kalangan anak muda menjadi perhatian Polres Kendal. Beberapa titik yang menjadi tempat balapan liar dirazia. Hasilnya, puluhan kendaraan bermotor berikut pemotor diamankan dan dilakukan pembinaan.

Beberapa titik liar diantaranya di bunderan Desa Purwokerto Indah (Purin) Patebon, Jalan Laut Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal Kota dan Jalan Raya Kaliwungu-Boja wilayah Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo. Satu tempat lagi yakni di Jalan Pelabuhan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu.

Sebanyak 60 personel dari berbagai satuan dilibatkan. Razia menutup jalan dari arah selatan dan utara, arah Boja dan Kaliwungu. Sehingga saat dilakukan  penggerebekan, para pembalap liar tidak bisa kabur.

Razia dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Kendal AKP Suhadi, Kapolsek Boja dan Kapolsek Singorojo.  Hasilnya, petugas mengamankan 29 orang yang diduga ikut balapan liar. Selain itu juga mengamankan 24 sepeda motor yang digunakan untuk balapan liar.

“Untuk sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat dan kelengkapan berkendara lain kami amankan di Polsek Boja dan kami lakukan penilangan,” tambahnya.

Razia serupa juga dilakukan di Jalan Pelabuhan, Desa Wonorejo Kecamatan Kaliwungu. Razia yang dipimpin oleh Kapolsek Kaliwungu, AKP Nanung Nugroho. Ia mengatakan dalam razia dilakkukan dengan menutup jalan menuju jalan raya Arteri Soekarno-Hatta.

“Ada sebanyak 12 kendaraan bermotor berikut pengendaranya kami amankan. Tindakan sama kami lakukan pembinaan terhadap pembalap liar. Sedangkan motor dilakukan penilangan karena rata-rata tidak dilengkapi dengan surat-surat maupun kelengekapan kendaraan lainnya,” tandasnya. (bud/zal)