KH Subhan Ma’mun: Sudah Waktunya Orang Amanah Urus Jateng

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, BREBES – Sudah waktunya Jawa Tengah diurus oleh orang yang amanah. Orang yang jujur dan mementingkan hajat hidup masyarakat kebanyakan, bukan mendahulukan kepentingan pribadi dan kelompok.

KH Subhan Ma’mun, pimpinan Pondok Pesantren Assalafiyah, Luwungragi, mengungkapkan hal itu saat menerima bakal calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, Sabtu (27/1) di kediamannya di Brebes. “Untuk itu, perlu  pemerintah yang bersih, tulus, dan lurus. Kalau yang memimpin pemerintahan tulus dan lurus, sebenarnya mudah melakukan perbaikan,” katanya.

Kepada Pak Dirman yang datang bersama istri, KH Subhan juga menyampaikan perlunya mengembalikan sikap kesukarelaan dalam mengurus organisasi. Kemandirian organisasi kemasyarakatan harus didorong. “Kalau Pak Dirman jadi gubernur perlu memperkuat pemberdayaan organisasi masyarakat,” sambungnya.

KH Subhan juga meminta, jika kelak terpilih sebagai Gubernur Jateng, Pak Dirman harus memberi perhatian kepada pesantren. Pasalnya, pesantren merupakan sumber kader pemimpin bangsa yang sudah terbukti bisa diandalkan. Banyak pemimpin nasional sejak dulu hingga sekarang yang berasal dari pesantren.   “Pesantren merupakan sumber kader kepemimpinan nasional. Karena itu harus diperkuat guna meningkatkan kualitas kader pemimpin,” urai dia.

Pak Dirman sendiri menyatakan akan memberikan perhatian kepada pesantren-pesantren yang ada di Jateng. Karena pesan KH Subahn juga dia dapatkan  dari para kiai pengasuh pondok pesantren yang ditemuinya selama perjalanan silaturahmi ke berbagai ponpes di Jateng.

“Saya menangkap ada harapan yang besar dari parai kiai yang saya temui agar soal pembinaan pesantren ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jateng,” kata Pak Dirman.

Pak Dirman melihat, di tengah era globalisasi seperti sekarang, peran Ponpes menjadi semakin penting untuk menjaga moralitas generasi penerus.  “Insya’ Allah soal pesantren akan menjadi program kerja kami. Apalagi Bu Ida Fauziyah kan dari kalangan Nahdliyin. Pasti akan ada peningkatan perhatian kepada pesantren,” jelasnya. (har/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -