33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Gerakan Inversi Tumbuhkan Keberanian

Awet Muda dengan Swing Yoga

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

RADARSEMARANG.COM – Beberapa tahun terakhir yoga berkembang cukup pesat di Indonesia. Tak ketinggalan juga di Semarang. Swing yoga menjadi salah satu jenis yang belakangan kian populer. Berbagai gerakan yang dilakukan dengan bantuan swing atau hammock diyakini memberikan berbagai manfaat baik untuk kebugaran, perbaikan postur tubuh maupun kesehatan jiwa.

Instruktur Yoga, Gusti Puspa mengungkapkan, swing yoga terbagi menjadi tiga tahapan dalam tiap sesinya. Tahap pertama dimulai dengan basic atau theraphy swing. Gerakan-gerakan yang dilakukan bertujuan sebagai terapi memperbaiki postur tubuh.

“Di tahap awal ini efek terapi akan sangat terasa, karena kita belajar mengaplikasikan gerakan-gerakan yoga yang benar. Gerakan-gerakan yang memanjangkan tulang belakang ini berguna untuk memperbaiki sistem saraf,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di Studio Qita Yoga yang berada di Bumi Wanamukti, baru-baru ini.

Berikutnya memasuki tahapan fitness swing. Tahap kedua ini menitikberatkan pada pengulangan gerakan. Dengan tujuan menguatkan otot kaki, otot perut maupun otot lengan, tergantung dari pose yang dilakukan.

Kemudian dipungkasi oleh tahapan fun swing. Pose-pose bersifat inversi banyak dilakukan dalam tahapan ini. Yaitu pose-pose yang menempatkan posisi kepala lebih rendah dibanding posisi jantung. Sehingga darah akan lebih banyak mengalir ke area kepala.

“Tahapan akhir ini porsi waktunya lebih sebentar dibanding dua tahap sebelumnya. Berbagai gerakan inversi tersebut juga dapat membuat awet muda. Selain itu juga menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri, karena kita melakukan pose-pose yang cukup menantang,” ujarnya.

Namun demikian, jenis yoga ini disarankan tidak dilakukan oleh mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, pengidap penyakit mata glaukoma dan mereka yang tengah mengandung. Selain itu diharapkan juga istirahat cukup dan tidak makan terlalu banyak sebelum melakukan swing yoga.

“Untuk melakukan swing yoga khususnya gerakan-gerakan inversi dibutuhkan konsentrasi dan keseimbangan. Jadi harus dalam kondisi yang fit, karena bila kelelahan, kurang istirahat atau malam sebelumnya kurang tidur, dikhawatirkan konsentrasi berkurang dan lebih mudah kehilangan keseimbangan,” ujarnya.

Untuk mencegah cidera, bagi para pemula juga sangat disarankan untuk berlatih dengan didampingi oleh profesional, termasuk juga penggunaan properti swing yang telah berlisensi dan tidak sembarangan. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

HA-KA Hotels Bidik Segmen Bisnis dan Wisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banyaknya hotel di Semarang, tampaknya tidak menyurutkan HA-KA Hotel untuk meramaikan bisnis perhotelan dengan menghadirkan salah satu hotel terbaru. Corporate Director of Communications Parador...

Periksa Gratis

PERIKSA GRATIS: Ibu Atiqoh beserta putrinya usai pemeriksaan Pap Smear di laboratorium Cito, Kota Semarang, kemarin(21/4). Di Peringatan Hari Kartini Klinik Laboratoium Cito mengadakan pemeriksaan gratis Pap Smear untuk 1500 Perempuan...

Crazy Rich di Mana Saja

Oleh Dahlan Iskan Apakah 1212?Bagi orang India itu ‘Hari Crazy Rich Asia’. Versi India. Itulah pesta perkawinan putri orang terkaya India. Atau terkaya nomor 38 dunia:...

Perda RTRW Terkatung-katung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD menyorot Revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sampai sekarang tak kunjung rampung. Hal itu disebabkan, saat ini revisi...

Langgar Aturan, Ratusan APK Diturunkan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Ratusan alat peraga kampanye (APK) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018 di Kota Salatiga diturunkan paksa. Penindakan terhadap APK yang...