Butuh Perjuangan Mendapatkan Jersey

1114
KHUSUS PSIS: Koleksi jersey match worn milik Bani Maryanto. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHUSUS PSIS: Koleksi jersey match worn milik Bani Maryanto. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – AKTIVITAS unik yang tersembunyi di balik setiap laga sepakbola adalah aktivitas para kolektor jersey. Saking cintanya terhadap pemain sepakbola, mereka berjuang keras untuk mendapatkan kostum yang dikenakan pemain idolanya.

Jersey yang didapatkan dari pemain sepakbola tersebut kemudian disimpan menjadi koleksi. Meski begitu, jersey tersebut tidak pernah dipakai. Hanya disimpan dalam lemari kaca maupun difigura. Mereka berusaha mengabadikan nilai sejarah sepanjang perhelatan sepakbola dari waktu ke waktu melalui jersey.

Muhammad Faisal salah satunya. Ia memiliki kurang lebih 100 koleksi jersey milik para pemain sepakbola idolanya. Jersey tersebut didapatkan dengan perjuangan yang tidak mudah. Sebab, ia harus melakukan pendekatan dengan pihak manajemen, pemain, dan lainnya.

“Ada yang beli, ada yang dikasih. Kadang kami nyamperin di hotel tempat pemain menginap, datang di mess, ataupun meminta secara langsung di lapangan usai pertandingan,” kata Faisal kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin (27/1).

Ia tak sendiri, karena di Semarang ada komunitas kolektor jersey. “Jenis jersey ada yang produksi terbatas, ada yang produksi apparel. Tapi kebanyakan jersey bekas pemain. Ada dari pemain PSIS, Persija, Liga 1, Galatama dan lain-lain, ada semua,” ujarnya.

Ia menyimpannya di tempat khusus di rumahnya menggunakan lemari. Tetapi apabila memiliki jersey yang memiliki nilai historis tinggi, biasanya difigura. “Misalnya, Jersey Manchester United 1998-1999, Jersey PSIS juara Liga Indonesia 1998,” katanya.