RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk  mulai Januari 2018 fokus untuk  memperluas pangsa pasar, khususnya Tolak Angin dan Kuku Bima Energi ke Filipina.  Ekspansi dilakukan karena Filipina memiliki potensi pasar yang sangat bagus.

Direktur PT Industri Jamu dan Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan sebagai bentuk keseriusannya dalam menggarap pasar di Filipina, Sido Muncul telah mendaftarkan kedua produk tersebut ke Food and Drug Adiministration Philippines. Merek itu telah mendapatkan izin edar pada 10 Oktober 2017 untuk Kuku Bima Energi dan 16 November 2017 untuk Tolak Angin. Selain itu, Sido Muncul juga telah mendirikan kantor cabang di Manila, Filipina.

“Kami juga sudah mengirimkan tim Sido Muncul dipimpin Maria Reviani Hidayat selaku Marketing Vice Director Sido Muncul, mengajak para peneliti produk Tolak Angin melakukan pertemuan dengan 65 sub distributor di Filipina,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sido Muncul memberikan pemaparan mengenai sejarah berdirinya perusahaan, pengenalan produk-produk Sido Muncul, hingga penelitian Uji Toksisitas dan Uji Khasiat pada produk Tolak Angin .

Uji Toksisitas dilakukan oleh tim peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Jogjakarta. Hasilnya, Tolak Angin aman dikonsumsi dalam jangka panjang sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Sementara untuk Uji Khasiat dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang dan hasilnya Tolak Angin dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Marketing Vice Director Sido Muncul Maria Reviani Hidayat berharap adanya pemaparan ini dapat meningkatkan kepercayaan bahwa produk Sido Muncul aman dan berkhasiat. Sehingga para sub distributor yakin dalam memasarkan produk-produk Sido Muncul. (tya/ric)