Laga Penentuan PSIS, Menang Atau Tersingkir

909
WAJIB FIGHT: Aksi pemain PSIS Frendi Saputra saat laga versus Bhayangkara FC lalu. Menghadapi Arema, eks full back Perserang ini masih akan menjadi andalan coach Subangkit. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WAJIB FIGHT: Aksi pemain PSIS Frendi Saputra saat laga versus Bhayangkara FC lalu. Menghadapi Arema, eks full back Perserang ini masih akan menjadi andalan coach Subangkit. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akan melakoni laga kedua ajang Piala Presiden 2018 versus tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis malam (25/1) ini. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga penentuan bagi tim berjuluk Mahesa Jenar.  Jika menang PSIS masih berpeluang melaju ke perempat final. Jika kalah atau seri pupus sudah ambisi Mahesa Jenar untuk melaju meski masih menyisakan laga terakhir babak penyisihan Grup E versus Persela Lamongan, Selasa (30/1) mendatang.

“Mau tidak mau kami harus bisa mengamankan enam poin dari dua pertandingan jika ingin lolos. Meski kami juga masih bergantung dengan hasil tim lain di dua pertandingan terakhir. Yang penting kami berusaha maksimal dulu,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Pertemuan lawan Arema FC sebenarnya bukan pertemuan pertama keduanya. PSIS pernah melakoni dua kali laga uji coba versus tim berjuluk Singo Edan itu meski menuai hasil minor dengan menelan dua kali kekalahan.

Hanya saja, Mahesa Jenar berpeluang memberi kejutan bagi kubu tuan rumah mengingat selama Piala Presiden ini, coach Subangkit memiliki komposisi pemain yang lebih komplet disbanding dua kali laga uji coba lalu.

Pelatih asal Pasuruan itu juga semakin mantab menerapkan skema 3-4-3 kepada Haudi Abdillah dkk. Skema tersebut juga membuat tim sekelas Bali United tersungkur pada laga uji coba. Selain itu, Bhayangkara FC juga dibuat kerepotan meski akhirnya PSIS harus menyerah 1-0 atas tim berjuluk The Guardian.

“Komposisi lawan arema akan lebih komplet karena pemain-pemain yang sebelumnya sakit seperti Hapidin dan Aldaier Makatindu sudah siap diturunkan. Di jeda waktu beberapa hari kemarin sudah kami siapkan tim menghadapi Arema,” kata Subangkit dihubungi terpisah.

Selain itu, di duel versus Arema nanti, Subangkit juga menyiapkan dua pemain asing pelamar yaitu Nemanja Vidakovic dan Reo Nakamura untuk turun. Di laga perdana lalu hanya Vidakovic yang mendapat kesempatan bermain.“Mereka sudah mulai bisa adaptasi sehingga lebih siap untuk diturunkan dibanding pertandingan pertama lalu karena mereka baru bergabung,” lanjut Subangkit.

Disinggung mengenai kekuatan calon lawan, Subangkit mengakui Arema kuat di permainan sayap mereka. Dua winger Dendi Santoso dan Dedik Setiawan cukup merepotkan barisan pertahana PSIS di dua uji coba kemarin.

Selain itu, bomber anyar Arema Thiago Furtuoso juga akan menjadi perhatian khusus Subangkit. Striker asal Brasil itu mampu menyumbangkan gol indah ketika Arema ditahan imbang Persela 2-2 di pertandingan pertama.

“Yang jelas Arema memiliki pemain-pemain yang sudah berpengalaman tampil di kompetisi kasta tertinggi. Tapi, kami tidak akan silau, dan siap memberi perlawanan kepada Arema,” pungkas Subangkit. (bas/aro)