Jaga Netralitas Penyelenggara

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng kembali mengingatkan netralitas penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Hal itu cukup beralasan, sebab ada temuan indikasi ketidaknetralan penyelenggara Pilkada serentak di Jateng.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto, mengatakan, di salah satu daerah di Jateng, ada konvoi salah satu pasangan calon dari kantor Panwaslu. Hal itu jelas tidak boleh dan dilarang oleh undang-undang. “Kami minta agar KPU dan Panwaslu menjaga netralitas dan integritas,” katanya.

Ia meminta baik KPU, Bawaslu dan Panwaslu betul-betul menindak secara tegas jika ada indikasi pelanggaran pemilu. Apalagi, di lapangan permainan yang semakin merajalela, karena pandangan masyarakat semakin pragmatis.“Hal ini adalah tugas KPU dan Panwaslu memberi pengertian-pengertian pada masyarakat,” tegasnya.

Selain netralitas penyelenggara, ia juga menghimbau para pasangan calon serta seluruh pihak terkait menjalankan proses pilkada dengan jujur dan adil. Amir berharap seluruh rangkaian prosesnya bisa berjalan dengan damai. Sebagai anggota DPRD di Komisi A yang juga memiliki tugas pelaksanaan Pilkada, ia berharap betul ini kontestasi semua penata hukum, KPU, Panwaslu betul-betul bisa netral menjaga pemilu ini jujur dan adil sehingga bisa berjalan dengan baik. “Keberhasilan Pilkada di suatu daerah tergantung pada penyelenggara pemilu itu sendiri. Karena itu KPU dan Bawaslu serta Panwaslu di Kabupaten/Kota harus independen dan berintegritas,” tambahnya.

Amir menyatakan bahwa penyelenggara Pilkada, baik komisioner KPU dan anggota Panwaslu harus bisa menjamin pelaksanaan pemilu secara jurdil dan luber. Karena itu dia meminta penyelenggara pemilu tidak bermain – main dia area yang tidak netral. “Harus netral, mengingat potensi dan kompleksitasnya Pilkada serentak,” tambahnya.

Selain Pilgub Jateng 2018, tujuh kabupaten di Provinsi Jateng juga akan menggelar pilkada secara serentak. Ke-7 daerah itu adalah Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, Tegal, Magelang, dan Kota Tegal. “Sekali lagi, kami berharap pelaksanaan Pilkada serentak jangan sampai dinodai oleh isu SARA. Netralitas penyelenggara Pilkada, TNI, POLRI, ASN punya andil besar dalam suksesnya demokrasi ini. Untuk menyelenggarakan pemilu yang lancar dan tertib membutuhkan saling pemahaman, saling pengertian antar stakeholder,” tambah Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng, Fuad Hidayat. (fth/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -