RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – DPRD Kabupaten Semarang merekomendasikan kepada pihak terkait untuk segera melakukan penanganan atas longsornya talud penahan Jembatan Sunut.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengatakan, harus segera diperbaiki mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama warga Dusun Sapen dan Borangan, Candirejo, Kecamatan Pringapus menuju wilayah Kabupaten Demak.

“Segera ditangani karena transportasi warga terancam terputus. Jika putus, maka dua dusun berpotensi terisolasi,” kata Bondan, Rabu (24/1).

Rekomendasi tersebut turun setelah pihaknya melakukan pengecekan langsung di lokasi.

Dijelaskannya, talud penahan jembatan yang longsor bisa jadi karena faktor alam. Apalagi lokasi jembatan tersebut berada di kelokan Sungai Jragung. “Apabila terlambat penanganan, tentu butuh biaya banyak dan butuh waktu. Demikian halnya dengan akses warga menjadi terganggu,” ujarnya.

Dikatakan Bondan, dalam kontrak pekerjaan Jembatan Sunut, memang tidak dianggarkan biaya perkuatan talud serta tiang pilar jembatan.  Anggaran sebesar Rp 500 juta tersebut, telah dianggarkan pada APBD Penetapan 2018. “Tetapi sekarang yang dibutuhkan mendesak bukan itu. Akan tetapi lebih ke penanganan sementara terlebih dahulu,” katanya.

Dikatakannya, selain memberikan rekomendasi terhadap penanganan jembatan tersebut, pihaknya juga memberikan rekomendasi untuk warga Dusun Bendo, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen yang terkena dampak tanah gerak.  (ewb/aro)