RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN – Wakil Bupati Yazid Mahfud menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah partai pengusung— Gerindra, Demokrat, PKB, PAN dan PPP serta masyarakat Kebumen—atas kasus dugaan gratifikasi yang membelit elite Pemkab Kebumen. Seperti diketahui, teranyar KPK sudah menetapkan Bupati Kebumen Yahya Fuad sebagai tersangka

Ditemui sejumlah jurnalis kemarin, sembari meneteskan air mata, Yazid menyampaikan, apa yang terjadi, diluar sepengetahuannya. “Saya minta maaf kepada partai pengusung dan masyarakat,” ucap Yazid didampingi Plt Sekda Mahmud Fauzi, Asisten, Kabag Hukum dan Tapem di rumah dinasnya, Rabu (24/1) kemarin.

Wabup Yazid meminta semua pihak menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Pengguna media sosial juga diminta menjaga kondusivitas Kebumen. “Jangan serta-merta menyalahkan, karena belum ada keputusan berkekuatan hukum dari majelis hakim.” Yazid menyampaikan, belum ada pembicaraan dengan partai pengusung. Ia mengaku lebih fokus terhadap program dan visi misi yang telah dicanangkan dalam kampanye bersama Bupati Fuad.

Untuk diketahui, pada Pilbup Kebumen lalu, pasangan Mohammad Yahya Fuad- Yazid Mahfud diusung oleh PAN, PKB, Gerindra, dan Demokrat. Fuad-Yazid menang atas dua kontestan lain, yaitu M. Khayub Lutfi-Bakhrun dan Bambang-Sunarto. (jpg/isk)