Bayi Kardus Diadopsi Warga Bekasi dan Ungaran

462

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN Bayi yang ditemukan warga Tengaran dan Ambarawa di dalam kardus kini sudah ada yang mengadopsi.

Kepala Bidang Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPMKS) Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Sri Suwanti, mengatakan, bayi perempuan dalam kardus yang ditemukan di Kecamatan Ambarawa diadopsi oleh pasangan Aris S, 37, dan Eka S, 32, warga Bekasi. “Sedangkan bayi dalam kardus berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di Kecamatan Tengaran dan sempat dirawat di RSUD Salatiga diadopsi oleh pasangan Setyo Budi N, 38, dan Maimunah, 29, warga Ungaran,” ujar Sri Suwanti, Rabu (24/1).

Dijelaskannya, prosedur adopsi bayi tersebut ada dua, yakni secara langsung dan tidak langsung. Di mana keduanya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2007 tentang pengangkatan anak dan Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 110 Tahun 2009 tentang persyaratan pengangkatan anak. “Kalau bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di Baran, Ambarawa yang mengajukan untuk adopsi ada 6 orang,” ujarnya.

Dikatakannya, adapun seleksi yang dilakukan berdasarkan persyaratan agama. Juga pengadopsi sudah menikah sedikitnya 5 tahun, tidak atau belum mempunyai anak atau memiliki satu anak. Selain itu pengadopsi juga harus mampu secara ekonomi dan sosial, sehat jasmani dan rohani serta umur mininal 30 tahun, serta maksimal 55 tahun. (ewb/aro)