PARENTING: Motivator Kang Puji Hartono dari PMJTC saat memberikan motivasi kepada para siswa kelas XII bersama orang tua siswa SMA Negeri 2 Kendal di Gedung PKPRI, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PARENTING: Motivator Kang Puji Hartono dari PMJTC saat memberikan motivasi kepada para siswa kelas XII bersama orang tua siswa SMA Negeri 2 Kendal di Gedung PKPRI, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Jelang ujian nasional (unas) SMA/SMK sederajat yang dilaksanakan serentak pada April mendatang, sejumlah sekolah mulai melakukan persiapan dengan memberikan pembekalan kepada para siswanya. Seperti dilakukan SMA Negeri 2 Kendal dengan mewajibkan bagi seluruh guru yang mengajar kelas XII untuk mendampingi siswa belajar di rumah. Sebanyak 45 guru diterjunkan setiap hari untuk memantau belajar siswa di rumah.

Kepala SMA Negeri 2 Kendal, Yuniasih, mengatakan, karena siswa yang jumlahnya banyak, maka setiap guru akan mendampingi 7-8 siswa  dalam penampingan pembelajaran di rumah. “Pendampingan ini bisa dilakukan di luar jam pelajaran sekolah, bisa sore atau malam secara begiliran,” kata Yuniasih, kemarin (23/1).

Di sela kegiatan parenting  yang dihelat di gedung PKPRI itu, Yuniasih juga menjelaskan jika pendampingan siswa ini sekaligus untuk mengetahui kegiatan siswa dan memastikan siswa selama di rumah belajar untuk menghadapi ujian. “Sebab, ada siswa yang setiap harinya ketika di rumah selalu bermain, atau bekerja sampai lupa belajarnya. Nah,  di sinilah peran guru pendamping belajar ini untuk mengingatkan siswa dan orang tua maupun keluarga,” tandasnya.

Selain itu, lanjut dia, SMAN 2 Kendal juga memberikan tambahan jam belajar sekolah menjelang unas. “Kami juga memberikan latihan soal atau try out dan latihan mengerjakan soal dengan komputer. Sehingga siswa tidak asing lagi dengan komputer,” katanya.

Dalam kegiatan parenting, pihak sekolah menghadirkan seluruh siswa kelas XII berjumlah 264 orang berikut orang ataupun wali kelas.  Hadir sebagai motivator Kang Puji Hartono dari Pesantren Masyarakat Jogja Training Center (PMJTC).

Kang Puji mengatakan, untuk menghadapi  siswa tidak perlu takut atau tegang. Sebaliknya harus gembira dan santai. “Belajar harus dinikmati, karena waktu kalian di SMA tinggal sebentar lagi. Nikmati hari-hari belajar di sekolah maupun di rumah,” ujarnya. (bud/aro)