33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Molor, Pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng berharap ada upaya akomodatif dari Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan tol Batang-Semarang. Saat ini, proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang tidak berjalan mulus dan terancam meleset dari target waktu penyelesaian.

Sebab, sampai sekarang seksi IV dan V terkendala masalah pembebasan lahan. Padahal pada Mei 2018, pekerjaan beton ditarget harus selesai untuk digunakan mudik Lebaran 2018. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso mengatakan, bahwa  lahan yang belum dibebaskan di seksi ini rata-rata adalah tanah wakaf berupa masjid, musala, sekolah dan tanah permakaman. “Harus ada upaya percepatan, agar persoalan yang terjadi bisa secepatnya bisa rampung,” ujarnya.

Selain itu kendala yang dihadapi adalah permintaan jumlah perlintasan jalan tol yang diminta warga meningkat. Untuk tanah wakaf masih dalam pengurusan di Kementerian Agama. “Kendala lainnya, permintaan warga meningkat untuk perlintasan penyebrangan jalan tol baik dalam bentuk underpass ataupun overpass,” katanya.

Hadi mengusulkan terkait persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan penggantian bangunan. Jika tanah kas desa bisa disewa untuk konstruksi, sedangkan untuk tanah wakaf bisa dilakukan penggantian bangunan. Terkait penyeberangan, perlu adanya konsisten terhadap DED yang telah disepakati. “Perlu konsisten dengan DED yang disepakati, dengan tetap akomodatif terhadap masukan masyarakat yang memungkinkan,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini, menyebut bahwa saat ini pada seksi IV, dari 1.945 bidang tanah (141,842 hektare) yang dibebaskan, baru 1.600 bidang (126,67 hektare) atau sebesar 89,3 persen dari total lahan. Sementara itu, di seksi 5 dari 2.698 bidang tanah 146,56 hektar), sebesar 89,96 persen atau 2.630 bidang tanah (131,85 hektare) sudah dibebaskan.

“Untuk masalah tanah wakaf, saat ini masih dalam pengurusan di Kementerian Agama. Kendala lainnya, permintaan warga meningkat untuk perlintasan penyebrangan jalan tol baik dalam bentuk under pass ataupun over pass. Awalnya dalam detail engeneering design (DED) sebanyak 38 buah, saat ini menjadi 76,” tambahnya. (fth/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penuhi Kriteria BCB, Distaru Harus Tegas

RADARSEMARANG.COM - Aset bangunan kuno yang diduga merupakan Bangunan Cagar Budaya (BCB) di Kota Semarang minim perhatian dari Pemkot Semarang. Hingga kini masih banyak...

Dua Bocah Curi Motor

SALATIGA – Jajaran unit reskrim Polsek Sidorejo Polres Salatiga berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian sepeda motor. Ironisnya, kedua pelaku pencurian adalah bocah yang...

Tumbuhkan Kearifan Cegah Perpecahan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kegembiraan bulan Ramadan 1439 H ternyata tak hanya dirasakan oleh umat muslim saja. Seperti di Kota Semarang, kelompok umat lintas iman...

Hafal Alquran, Bebas Uang Pangkal di Unnes

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan kuota bagi calon mahasiswa yang hafal Alquran atau kitab dari agama lainnya. Calon mahasiswa tersebut tidak...

Munculkan Kesan Misterius dan Macho

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sulap motor tua menjadi lebih garang dan kece. Itulah yang dilakukan Catra Bintang, owner Fuctory Brother, saat mengubah Kawasaki Binter Merzy...

Kerahkan 1.500 Satgas Anti Money Politics

SALATIGA - Kekuatan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Agus Rudianto dan Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) semakin kokoh dan solid. Setelah sebelumnya...