HAUL: Bupati Pekalongan, Asip Khobihi, saat membuka acara haul Wali Gendon, di Desa Kesesi, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT)
HAUL: Bupati Pekalongan, Asip Khobihi, saat membuka acara haul Wali Gendon, di Desa Kesesi, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ribuan warga dari berbagai daerah, Senin (22/1) kemarin, menghadiri haul Wali Mbah Gendon ke-59 di Dusun Bantul, Desa/Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Pada haul tersebut, warga Desa Kesesi juga melakukan tasyakuran dengan membagikan hasil panen pada pengunjung.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa haul adalah kegiatan yang baik dan bertujuan untuk mengingatkan kembali  dan menteladani para tokoh yang dalam hidupnya telah berjasa dalam perkembangan Islam.“Oleh karena itu salah satu ciri orang baik menurut Kyai Haji Mustofa Bisri adalah ketika sudah meninggal akan dilaksanakan haul sepeninggalnya” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa ada hikmah yang dapat diambil, dari kegiatan haul ini, yakni pertama dapat menyatukan warga masyarakat dan pemerintah. Jika kemarin pada pelaksanaan Pilkada, ada pilihan yang berbeda sehingga sekarang masih ada rasa pertengkaran.

Menurutnya dengan adanya kegiatan haul tersebut,   warga dapat berkumpul bersama bersatu padu untuk mensukseskan kegiatan ini dengan menanggalkan rasa tidak nyaman.“Contoh lagi waktu ada pemilihan lurah, para warga masih saling ada rasa permusuhan karena beda calon. Sekarang dengan adanya haul ini, menjadi sebagai ajang menyambung dan merekatkan tali silaturahmi antar kita,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan hikmah lain, dengan diadakan haul ini juga terjadi pergerakan ekonomi yang tinggi, karena terjadi transaksi jual beli diantara pengunjung, yang setiap tahun rutin digelar dan ribuan warga berkumpul.

Menurutnya warga yang datang bukan hanya untuk memperingati haul Wali Gendon, namun juga berbelanja batik dan oleh-oleh khas Kabupaten Pekalongan, yang setiap tahunnya jumlah pedagang dan pengunjung selalu bertambah.

”Ini hikmah baik yang akan kita dukung, karena membantu ekonomi masyarakat dan terkait munculnya pendapat negatif tentang kegiatan haul ini merupakan hal yang mubazir akan hilang sendirinya,” jelas Bupati Asip. (thd/bas)