RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Target medali yang dibebankan kepada atlet asal kota Salatiga dalam Porprov Jateng pada Oktober 2018 di Surakarta mendatang, naik. Dari sebelumnya 30 medali emas, kini KONI Kota Salatiga mengincar setidaknya 35 medali emas bisa disabet.

Target lumbung medali Kota Salatiga bukan hanya atletik, tapi juga cabang olahraga beladiri. “Total ada 24 cabang olahraga yang diikuti pada Porprov mendatang. Target medali nantinya ada beberapa cabang beladiri seperti wushu, yong moo do, kempo, muathay dan beberapa cabang lainnya. Dan atletik tentunya juga tetap menjadi salah satu andalan,” terang Ketua KONI Kota Salatiga Dance Ishak Palit.

Butuh persiapan yang matang untuk mengejar target ini. Tapi semuanya akan bergantung pada alokasi anggaran yang ada. Jika hendak mengadakan semacam pelatda kepada semua atlet, dana yang dibutuhkan cukup besar. Belum lagi saat pelaksanaan yang diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp 1,5 miliar.

“Pada Maret – April, kita akan melakukan verifikasi tahap ketiga kepada tiap atlet yang lolos Porprov. KONI sudah melihat hasil Pra-Porprov dan nantinya akan dikaji peluang atlet untuk mendapatkan medali. Sehingga sikap optimistis ini memiliki dasar,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Salatiga tersebut.

Di sisi lain, Dance memaparkan, kepengurusan KONI telah siap dilantik. Berbagai latar belakang mulai dari praktisi hingga olahragawan masuk ke dalam kabinet KONI yang baru. “Kita tunggu pulangnya Wali Kota dari ibadah umroh dan kemudian akan turun SK dan nantinya akan diajukan ke KONI provinsi dan selanjutnya dilantik,” terang Dance.(sas/ton)