33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Mahasiswa Undip Hilang di Hutan Pekalongan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang dilaporkan tersesat di tengah hutan area perbatasan Linggoasri Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/1) pukul 23.00 WIB, kemarin akhirnya ditemukan warga dan Tim SAR gabungan di Desa Bedagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Senia Rahayu, 20, mahasiswi yang berasal dari Kabupaten Pati, dan Andika, 20, yang berasal dari Padang Sumatera Barat, Mahasiswa Undip Fakultas Geologi bersama 10 rekan mahasiswa lainnya, tengah melakukan pemetaan geologi pada bebatuan longsor di daerag gunung Lumping, dengan rute Bedagung-Brengkolang-Gutomo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, dan berangkat pada Minggu (21/1) pagi.

Namun pada Minggu (21/1) pukul 18.00 WIB, Senia dan Andika terpisah dengan rombonga, dan mulai putus kontak dengan rombongan, hingga pukul 21.00 WIB, keduanya belum juga kembali ke Posko yang ada di Paninggaran. Karena keduanya tidak bisa dihubungi maka akhirnya Tim memutuskan, melapor pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, atas hilangnya dua mahasiswa Undip tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim BPBD bersama Polres Pekalongan, Kodim 710, PMI Pekalongan, bersama warga menyusuri hutan perbatasan Kecamatan Paninggaran dan Kecamatan Kajen, meski kondisi hujan lebat pencarian terhadap kedua mahasiswa tetap dilakukan.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, Senin (22/1) kemarin, mengungkapkan setelah tim melakukan pencarian lebih dari 8 jam, akhirnya kedua mahasiswa Geologi tersebut ditemukan warga di tepi hutan Linggoasri, di Dukuh Silanding, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen.

Menurutnya ketika ditemukan pada warga Senin (22/1) pagi, kedua berada di gubuk sawah milik warga dalam keadaan lemas, terlihat lelah karena jalan lebih dari 20 kilometer, dengan naik turun bukit, dan kehabisan perbekalan sejak Minggu (21/1) sore.

“Keduanya dievakusi ke Dukuh Silanding Linggoasri, dan kemudian akan dibawa ke Dukuh Silintung, lalu dibawa ke RSUD Kajen Pekalongan untuk diperiksa kondisinya. Untuk sementara bisa disimpulkan keduanya dalam sehat, hanya kelelahan saja,” kata Bambang. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Akhir Era Gangster Hongkong

Ini seperti cerita gabungan antara kekayaan, warisan dan brutalnya gangster di Hongkong. Jumat kemarin, orang terkaya di Asia (no 23 di dunia), Li Ka-shing,...

Dua Warung Kopi Ludes Terbakar

DEMAK - Warung kopi di jalan raya Bukit Pesona Pucanggading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, kemarin ludes terbakar. Warung terbuat dari kayu masing masing berukuran...

370 Penghuni Kos Diperiksa BNNP Jateng

SEMARANG–Ratusan penghuni rumah kos di Jalan Tegalsari Raya, Candisari, Semarang kaget, saat huniannya didatangi oleh petugas dari Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jawa Tengah,...

Tabrakan, Motor Terbakar

MAGELANG –Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di ruas Jalan A Yani, depan RSJP dr Soerojo Kota Magelang, Jumat (8/12). Akibatnya, satu sepeda...

MQK Tak Dapat Bantuan Dana

SEMARANG - Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat nasional kembali digelar di Jateng, 21-29 Oktober mendatang. Sayang, gelaran akbar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Balekambang...

Serunya Bukber di Kunming

Oleh: Dahlan Iskan Siapa pun tahu: beli tiket mendadak itu sulit. Terutama menjelang Lebaran seperti ini. Tapi saya harus pulang. Semendadak ini. Menjelang lebaran ini....