Bisnis Ritel Bersaing dengan Online

612
PAMERAN : Seorang pengunjung sedang memilih pakaian saat pameran multiproduk di Atrium Artos Mall. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
PAMERAN : Seorang pengunjung sedang memilih pakaian saat pameran multiproduk di Atrium Artos Mall. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Perkembangan belanja online mulai memberikan imbas pada bisnis ritel modern. Menghadapi persaingan ini, pusat perbelanjaan modern di Magelang memperbanyak event untuk menarik pengunjung.

Public Relation Artos Mall, Dian Indri menyebutkan, perilaku belanja online memang memberikan pengaruh pada traffic pengunjung maupun daya beli konsumen. “Tidak hanya di sini, tapi di beberapa wilayah seperti Jogjakarta dan Semarang juga ikut kena dampaknya,” kata Indri, kemarin.

Karena itulah, pihaknya memperbanyak event. Mulai dari pameran multiproduk, acara musik, dan acara-acara menarik lainnya. Saat ini, acara tambahan juga tidak hanya melulu diselenggarakan pada hari libur saja, namun juga di hari-hari biasa. “Kami buat acara sendiri, ada juga yang kerjasama dengan pihak luar. Acara yang paling diminati pengunjung, adalah pameran kuliner,” tuturnya.

Program dan acara tambahan mampu mendongkrak jumlah pengunjung mal. Indri mencatat, pengunjung saat hari biasa mencapai 5.000 per hari, dan saat hari libur melonjak hingga 13.000 pengunjung dalam sehari.

Di sisi lain, pihaknya optimistis mampu bertahan dan menjaga eksistensinya di tengah pesaingan bisnis yang makin kuat. Sebab diakui, belanja langsung memiliki keunggulan karena konsumen bisa mendapatkan barang yang sesuai dengan kebutuhan. “Konsumen bisa melihat langsung produknya, kalau nggak cocok bisa langsung tahu.”

Salah seorang pengunjung mal, Fani mengaku tidak terlalu tertarik dengan belanja online. Ia pernah dikecewakan salah satu toko online. Menurutnya, belanja dengan mendatangi toko fisik menjadi alternatif belanja yang aman, sekaligus rekreasi. “Saat belanja online, kita hanya lihat gambarnya saja dan membaca deskripsi barang. Tapi saat barang datang, ternyata produknya kurang bagus,” ujar warga Magelang itu. (put/ton)