UMM Jalin Kerjasama dengan UteM dan UniKL

289
REALISASI : Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo usai menandatangani MOU dengan UteM dan UniKL. (HUMAS UM MAGELANG)
REALISASI : Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo usai menandatangani MOU dengan UteM dan UniKL. (HUMAS UM MAGELANG)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Rektor dan Dekan Fakultas Teknik UM Magelang mengadakan kunjungan resmi ke Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UteM) pada 18 Januari 2018 untuk penandatanganan MoU dan implementasi program kerjasama akademik dan riset antara kedua universitas. Dalam kunjungan ke UteM, keduanya ditemui oleh pimpinan UTeM antara lain Vice President Prof Datuk Ts Dr Shahrin bin Sahib, Deputy Vice Chancellor Prof Datuk Dr Mohd Razali bin Muhamad dan jajaran dekan UTeM.

Razali dalam sambutannya mengatakan, selain melakukan kerjasama dengan UM Magelang, UTeM juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa universitas negeri di Indonesia antara lain dengan ITS, ITB, dan UNS. “Salah satu program kerja sama yang telah direalisasikan adalah dengan pengiriman studi lanjut kepada tiga dosen Fakultas Teknik Teknik UM Magelang ke UteM untuk mengambil program Doktor di bidang manufacturing engineering dan informatics engineering,” ujar Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT. Ketiga dosen tersebut yakni Oesman Raliby MEng, Purwono Hendradi MKom, dan Nugroho Agung Prabowo MKom.

MoU ditandatangani oleh Rektor dan Vice UTeM Prof Shahrin. Dalam MoU disebutkan lingkup kerjasama yang meliputi program double degree, pertukaran pegawai dan mahasiswa, jalur cepat program Master degree, kerjasama penelitian dan publikasi.“Implementasi MoU akan segera di-follow up dengan pengiriman mahasiswa Fakultas Teknik UM Magelang ke UTeM dalam program robotic design workshop di Thukosima UTeM Academic Centre Melaka serta pertukaran mahasiswa,” kata Dekan FT UM Magelang Yun Arifatul Fatimah PhD.

Selain ke UTeM, Rektor juga mengadakan kunjungan ke Universiti Kuala Lumpur (UniKL) untuk menindaklanjuti MoU yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Salah satu yang menjadi fokus adalah program pertukaran mahasiswa khususnya untuk Program Studi Teknik Informatika, Mesin Otomotif, serta Teknik Industri. Dalam kunjungan itu, kata Yun, juga dibahas konsep equivalency curiculum dan jadwal implementasi program antar universitas. (vie/sct/ton)