Kini Delapan PT Berdiri, Lima di Antaranya PTN

Majukan Kabupaten Pekalongan Lewat Pendidikan

782
AKN TERBAIK : Direktur AKN Kajen saat menerima penghargaan Indonesia Most Admirer School Award 2017 untuk kampus Diploma II dari IAC. (ISTIMEWA)
AKN TERBAIK : Direktur AKN Kajen saat menerima penghargaan Indonesia Most Admirer School Award 2017 untuk kampus Diploma II dari IAC. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – Pasangan Bupati Asip Kholbihi dan Wakil Bupati (Wabup) Arini Harimurti melakukan banyak terobosan untuk memajukan Kabupaten Pekalongan. Kali ini, berhasil mendorong berdirinya delapan perguruan tinggi (PT), dan lima di antaranya merupakan perguruan tinggi negeri (PTN).

MEMASUKI tahun kedua kepemimpinan Bupati Asip Kholbihi dan Wabup Arini Harimurti, Kabupaten Pekalongan yang semula zero perguruan tinggi, tahun 2018 ini akan berdiri delapan PT yang lima di antaranya PTN.

Adapun lima PTN tersebut, saat ini sedang dalam proses pendirian. Yakni, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan yang mendapatkan hibah tanah dari Pemkab Pekalongan, sehingga saat ini telah membangun dua gedung di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen. Bahkan, Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saifuddin telah meresmikan kampus IAIN Pekalongan, Senin (15/1) lalu.

Kedua, Universitas Diponegoro (Undip) saat ini sudah menandatangani nota kesepahaman antara Bupati Asip Kholbihi dengan Rektor Undip, Prof DR Yos Johan Utama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Kamis (18/1) lalu. Kemudian Institut Pertanian Bogor (IPB) juga telah melakukan kerjasama penandatangan (MoU) Pemkab Pekalongan di Bogor, beberapa waktu lalu. Sedangkan Akademi Komunitas Negeri (AKN) sudah berdiri sejak 4 tahun lalu.

Tak hanya itu, Pusat Pendidikan Gasum Kepolsian untuk siswa Bintara, ada di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, dengan luasan lahannya 18 hektare bantuan dari Pemkab Pekalongan. Saat ini, masih dalam proses pendirian dan akan digunakan pada tahun 2018 ini. Adapun tiga perguruan tinggi swasta yang saat ini sudah berdiri adalah Politeknik NU, Politeknik Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Agama (STA) Wonopringgo.

Bupati Asip menyampaikan bahwa MoU dengan lima PTN merupakan upaya memajukan Kabupaten Pekalongan. Dengan berdirinya kampus Undip, IPB, IAIN dan Pusat Pendidikan Kepolian serta AKN, akan membawa dampak positif bagi masyakat. Khususnya untuk kawasan sekitar kampus.

Dengan adanya delapan perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan, akan menambah jumlah sumber daya manusia (SDM) yang berpendidikan. Selain itu, meningkatkan indeks pembangunan manusia dan menjadi pengungkit ekonomi yang ada di Kabupaten Pekalongan, khususnya pada kecamatan yang daerahnya dijadikan lokasi perguruan tinggi.

“Untuk PTN fokus di Kecamatan Kajen, Kesesi dan Karanganyar, termasuk lapangan ternak yang akan digunakan oleh IPB. Nantinya, Kabupaten Pekalongan menjadi daerah pemasok hewan ternak atau daging di Indonesia,” jelas Bupati Asip.

Sementara itu, Rektor Undip, Prof DR Yos Johan Utama menyampaikan bahwa pendirian kampus Undip di Kabupaten Pekalongan ini diharapkan membawa magnitude besar sehingga dapat mempercepat kemajuan Kabupaten Pekalongan.

Pihak Undip sudah menyiapkan banyak program studi (Prodi) yang akan didirikan di Kabupaten Pekalongan. Antara lain Prodi Peternakan dan Pertanian dan prodi lainnya akan menyusul semisal Fakultas Ekonomi, Hukum, FISIP, juga Fakultas Teknik Industri maupun Teknik Sipil.

“Kami berharap, semoga prosesnya cepat berjalan tahap demi setahap. Saya senang sekali dengan Bupati Asip yang langsung tanggap, jelas dan nyata. Bupati ini trengginas dan tuntas,” tegas Rektor Undip. (thd/adv)