KURANG JAUH : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu goweser yang ikut keliling Temanggung, Minggu (21/1). (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
KURANG JAUH : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu goweser yang ikut keliling Temanggung, Minggu (21/1). (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Hujan rintik-rintik tak menghalangi semangat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan ratusan pesepeda untuk gowes keliling Temanggung, Minggu (21/1). Mereka menempuh jarak sekitar 19 kilometer, melalui jalan yang cukup terjal. Adapun rute yang dilaluinya, start dari halaman studio Temanggung TV – Jalan Tembus Walitelon – Jalan Temanggung Kaloran – Wadas – Kandangan – Jalan Temanggung Kandangan dan finish di halaman Temanggung TV.

Ganjar menuturkan, bersepeda dan lari, kini telah menjadi gaya hidup masyarakat. Saat ini bermunculan komunitas sepeda dan lari yang memiliki anggota cukup banyak.

Gowes pagi ini (kemarin, red) cukup menarik, banyak komunitas yang ikut, baik berasal dalam kota dan luar kota Temanggung. Rutenya cukup menantang, sayang kurang jauh,” ucap Ganjar.

Dijelaskan lebih lanjut, Temanggung mempunyai sumber daya alam yang luar biasa, bisa dijadikan objek wisata gowes. Misalnya dengan menggelar event sepeda Temanggung Tour de Sindoro-Sumbing. “Saya kira menarik, Temanggung bisa dijadikan arena gowes dan run,” harapnya.

Septian Andrianto,32, salah satu pesepeda dari komunitas Max Independent Family (MIF) Temanggung mengaku senang bisa ikut gowes dan bertemu sesama goweser dari berbagai komunitas. “Saya berharap, komunitas sepeda bisa nyengkuyung tiap event-event yang ada di Temanggung, juga ikut promosi witasa desa di Temanggung. Gowes, di badan sehat, sekaligus bisa wisata,” ungkap pria yang sehari-hari bekerja di sebuah koperasi di Temanggung itu. (san/ton)