ANTARKAN DOA : Pembakaran replika kapal berbentuk naga sepanjang 10 meter dan lebar 2 meter di depan Klenteng Budi Luhur Sakti. Dengan pembakaran tersebut harapan doa dapat terkabul. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
ANTARKAN DOA : Pembakaran replika kapal berbentuk naga sepanjang 10 meter dan lebar 2 meter di depan Klenteng Budi Luhur Sakti. Dengan pembakaran tersebut harapan doa dapat terkabul. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG — Ribuan umat Tri Dharma Klenteng Budi Luhur Sakti, jalan lingkar Tanjung Mas Semarang, mengikuti ritual Poo Un atau tolak bala dengan membakar replika kapal naga sepanjang 10 meter dengan lebar 2 meter di depan klenteng, Minggu (21/1) . Ritual tersebut tidak hanya diikuti oleh warga Tionghoa dari Semarang saja tetapi juga diikuti dari berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Australia.

Sebelum pembakaran replika kapal naga, umat melakukan doa bersama dan pembacaan Liam King yang dipimpin oleh suhu Pe Kim, kemudian dilanjutkan dengan umat secara bersama-sama meletakkan kertas doa di atas kapal selanjutnya kertas tersebut dibakar di depan klenteng dengan harapan semu doa terkabul.

Ketua Panitia Tan Giok Lee mengatakan untuk peserta Poo Un atau tolak bala itu sendiri diikuti oleh ribuan umat dari berbagai provinsi di Indonesia dan umat dari luar negeri . “Yang mendaftar itu mencapai ribuan umat dan mereka meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kehidupan mereka menjadi lebih baik,” katanya.

Imlek yang jatuh pada 16 Februari mendatang merupakan tahun baru anjing 2569 sedangkan beberapa shio yang jiong pada shio anjing adalah shio anjing itu sendiri, kemudian shio naga, shio kera, shio macan, kuda dan shio tikus.

“Mereka yang memilki shio tersebut agar mengikuti ritual Poo Un atau tolak bala sehingga dengan begitu maka kehidupannya menjadi lebih baik,” ungkapnya. Umat yang telah mendaftar mengikutri ritual Poo Un mereka akan mendapatkan bingkisan yang berisi sembako.

Salah seorang umat, Veronika, 46, mengaku setiap tahun selalu mengikuti ritual Poo Un dengan harapan selalu diberi kesehatan, rezeki yang berlimpah. “Yang terpenting adalah kesehatan sehingga dengan sehat bisa melakukan banyak hal,” katanya. (hid/zal)