Ajari Siswa Berinternet Secara Baik dan Cerdas

937
Oleh : Monica Chandra Ayuningsih S Kom *)
Oleh : Monica Chandra Ayuningsih S Kom *)

RADARSEMARANG.COM РINTERNET sebagai media informasi pada  zaman now (zaman sekarang) telah memberikan kemudahan bagi siswa. Pasalnya, siswa dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan cepat, bebas, mudah dan biaya yang sangat murah. Dari kebebasan dan kemudahan akses tersebut, diperlukan sosialisasi tentang internet BAIK, khususnya bagi siswa.

Zaman now banyak sekali layanan akses internet yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Salah satunya Telkomsel yang menghadirkan program pembangunan karakter dan kualitas sumber daya digital melalui kampanye internet BAIK bagi siswa khususnya.

Internet BAIK merupakan sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif dan Baik (BAIK). Program ini cocok bagi siswa, anak remaja, serta para orang tua dan guru yang berperan sebagai pengawas dan pendamping.

Internet BAIK yang bertanggung jawab artinya memanfaatkan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika. Aman berarti pengguna internet terlindungi dari segala hal potensi kejahatan dan negative dari internet. Inspiratif artinya mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal yang positif supaya meningkatkan kualitas hidup siswa dan orang yang di sekitarnya. Sedangkan kreatif berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah pengembangan daya cipta dan kreasi yang bermanfaat untuk masyarakat.

Prinsip-prinsip cerdas berinternet bagi siswa antara lain. 1) Keep Playing or Stop. Bermain atau Berhenti, peran orang tua sangatlah penting bagi siswa dalam mengontrol kegemaran siswa untuk ber-game online. Orang tua perlu mendampingi dan mengajarkan siswa untuk membatasi diri dan menghentikan permainan game online tersebut, ketika game tersebut tidak sesuai dengan usai mereka. 2) Click or Close. Konten pornografi begitu banyak di internet, dapat dalam bentuk tulisan, audio, gambar, foto, maupun video. Konten-konten tersebut bisa terdapat di setiap aplikasi internet seperti media social, game, chat messanger, situs internet dan lainnya. Sekali siswa melihat pornografi sulit untuk berhenti dan untuk melihat lagi dan lagi dan akhirnya mengalami kecanduan. 3) Think before Posting. Berpikir dulu sebelum memposting segala hal dalam bentuk apapun di media sosial. Para orang tua disini diperlukan, manakala orang tua mengizinkan anaknya menggunakan media sosial.