Pohon Artifisial Tidak Penting, Tak Sesuai Negara Tropis

Semarang Penuh Taman

601
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM – Taman-taman cantik nan memesona kini bertebaran di sudut jalan dan tengah perkampungan di Kota Semarang. Hampir semua taman dikonsep sebagai tempat bersantai warga, berolahraga, maupun sarana bermain anak-anak.

DALAM setahun ini, pembangunan taman di Kota Semarang sungguh luar biasa masif. Sedikitnya sebanyak 210 taman lama di Kota Semarang dilakukan revitalisasi. Pada 2017 lalu bertambah dibangun sebanyak 20 taman baru, dan 2018 ini akan dibangun sebanyak 16 taman.

Ini patut diapresiasi mengingat Kota Semarang terbilang menjadi kota besar yang tidak pernah tidur. Aktivitas masyarakat kian sibuk, lalu lintas kendaraan yang kian pada membuat ancaman polusi udara meningkat. Tentu keberadaan taman-taman yang menerapkan peningkatan ruang terbuka hijau (RTH) aktif ini menjadi penting.

Taman Citra Satwa misalnya. Taman yang dibangun di tanah milik Pemerintah Kota Semarang ini bisa dibilang memiliki fasiltas lengkap. Di bagian utara taman ada sebuah lapangan sepak bola lengkap dengan tribun penonton. Fasilitas lain di taman yang terletak di Jalan Unta Raya, Kelurahan Pandean Lamper, Gayamsari ini, yakni play ground atau taman bermain, pohon hias, gazebo dan replika hewan seperti unta, kelinci, rusa dan lainnya.

Sugito, warga sekitar taman mengatakan, setelah disulap menjadi Taman Citra Satwa, kini setiap sore hari tempat tersebut selalu ramai oleh anak-anak yang bermain atau remaja yang nongkrong. Termasuk setiap minggu pagi, di mana banyak warga sekitar yang memanfaatkan taman untuk tempat berolahraga.

“Banyak Mas yang datang, mulai jam 4 sore sampai sekitar 7 malam. Kalau malam minggu juga ramai,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.