Pelaku Lebih dari Satu Orang dan Profesional

Pembunuhan Sadis Anggota Lantas KP3 Tanjung Emas

537
OLAH TKP: Anggota Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP dj Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Anggota Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah TKP dj Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Barat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pelaku pembunuhan terhadap anggota Unit Lalulintas Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Emas Semarang, Aiptu Samsul Huda, 49, diduga lebih dari satu orang dan sudah profesional. Korban sendiri  ditemukan tewas bersimbah darah di tepi Jalan Arteri Yos Sudarso, arah Kalibanteng Semarang Barat, Sabtu (20/1) sekitar pukul 00.15.

Jenazah polisi kelahiran Magelang, 2 April 1969 ini, kali pertama ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh dua pengendara motor yang melintas di lokasi kejadian, salah satunya berinisial ABP, warga Ngaliyan, Semarang.

Saat itu, ABP dalam perjalanan ulang dari tempat kerjanya di wilayah Semarang Utara. Selepas traffic light simpang empat Puri Anjasmoro berjarak sekitar 400 meter, persisnya di depan Hotel Puri Garden, ia melihat seseorang tergeletak di tepi jalan. Karena penasaran, saksi pun turun dari motornya dan mendekati korban yang awalnya masih bernafas.

Di tengah sorot lampu penerangan jalan, ABP melihat korban dalam kondisi bersimbah darah. Karena itu,  ia langsung meminta pertolongan warga dengan menghentikan pengendara motor berinisial G, yang juga melintas di lokasi kejadian. Hingga akhirnya dua pengendara itu berinisiatif melaporkan temuan tersebut ke aparat kepolisian setempat. Tak berselang lama, anggota Polsek Semarang Barat dan Tim Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap. Kondisinya sudah mengeluarkan banyak darah.  Saat dua pengendara motor tersebut akan menolong, korban sudah menghembuskan nafas terakhir,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat mendatangi kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang, Sabtu (20/1)

Abioso membeberkan, korban masih mengenakan seragam Polri lengkap, serta memakai rompi Unit Lantas Polsek KP3 Tanjung Emas. Selain itu, korban mengenakan jaket parasit hitam dan helm putih. Tak jauh dari korban tergeletak, terdapat sepeda motor Yamaha Mio bernopol K 6535 RS yang biasa dipakai korban sehari-hari.