RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo bakal menerjunkan 2.593 petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilgub Jateng 2018. Petugas ini akan melakukan verifikasi pemilih ke rumah rumah warga mulai Sabtu (20/1) ini.

Ketua KPU Kabupaten Wonosobo Ngarifin Shiddiq mengatakan, coklit akan berlangsung hingga 18 Februari mendatang. Dalam sehari, seluruh petugas tersebut ditargetkan bisa mendata 34.340 pemilih. “Pada hari pertama coklit ini, KPU secara nasional akan melakukan Gerakan Coklit Serentak dengan turun bersama-sama mendatangi kerumah-rumah pemilih secara langsung,” katanya.

KPU bersama Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) akan turun langsung dari rumah ke rumah. Adapun tokoh-tokoh yang menjadi sasaran antara lain Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Sekda Eko Sutrisno Wibowo, Ketua DPRD Afif Nurhidayat, Ketua Muchotob Hamzah, mantan Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif.

Sementara itu Ketua Panwaslu Wonosobo Eko Fifin Haryanti menyatakan, dalam proses coklit pihaknya juga akan melakukan pengawasan maksimal dengan menerjunkan 313 orang. Konsentrasi pengawasan untuk memastikan PPDP mencoklit pemilih ke rumah rumah. “PPDP harus menemui tiap warga secara door to door agar data yang dihasilkan benar-benar akurat, Panwaslu akan hadir mengawasi di setiap jenjang pengawasan,” jelasnya. (ali/ton)