33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

Percaya Teko Ajaib, Rp 130 Juta Lenyap

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Bermodal ‘teko ajaib’ dari logam warna emas, Nafinga mampu mendapatkan uang sebesar Rp 130 juta. Hanya saja warga Dusun Kalikuning Desa Sendangsari Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo yang kini indekos di Kelurahan Kertosari Temanggung ini harus berurusan dengan polisi. Sebab, teko digunakan sebagai sarana penipuan dengan kedok dukun pengganda uang.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, Nafinga mengelabuhi Daafiq, 39, warga Kelurahan Kertosari Temanggung. Kepada korban, tersangka mengaku sebagai orang pintar dan bisa menggandakan uang, asalkan korban mengikuti petunjuk dengan melakukan ritual tertentu.

Sebelum melakukan ritual, korban diminta menyetor uang terlebih dahulu. Korban 3 kali menyetorkan uang dengan total Rp 130 juta. Korban juga menyerahkan televisi LED ukuran 32 inchi.

“Setelah ditunggu-tunggu berbulan-bulan uang tak kunjung bertambah, malah habis. Merasa dirugikan atau ditipu,” ucap Henny saat gelar pekara di Mapolres Temanggung, Jumat (19/1).

Dalam beraksi, dukun abal-abal menggunakan teko berbentuk naga yang disebut sebagai teko ajaib. Di depan korban saat ritual, teko berbahan besi logam berwarna emas itu digosok-gosok pada bagian samping seperti ritual memanggil jin. Teko tersebut ia beli di Pasar Legi Parakan seharga Rp 400 ribu.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti satu teko berbentuk ular naga, dua lembar kain warna hitam berisi rajah, dan satu televisi LED merek Sharp Aquos 32 inchi.

Kepada petugas, Nafinga mengaku terpaksa melakukan penipuan karena tak punya uang setelah sekian lama menganggur. Ia mengaku baru kali ini melaukan penipuan dengan dalih praktik perdukunan. “Uang milik Pak Daafiq sebanyak Rp 130 juta sudah habis, saya gunakan untuk foya-foya main di kafe, main perempuan dan mabuk selama satu setengah bulan terakhir ini,” akunya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Dongkrak Investasi, Dewan Usul Raperda Pariwisata

TEMANGGUNG - Pengelolaan dan penataan pariwisata di Kabupaten Temanggung selama ini dirasa kurang bagus alias semrawut. Sadar akan pentingnya penataan pariwisata, DPRD Kabupaten Temanggung...

Kelapa Bercabang Dua Ditemukan di Gringsing

BATANG - Irsyad alias Doel warga RT 04 RW 01 Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing tidak menyangka bibit pohon kelapa hijau yang ditanamnya...

Warga Diminta Waspadai Orang baru

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Maraknya kasus terorisme di Indonesia, menuntut warga lebih hati-hati dan waspada dengan hadirnya orang baru yang mencurigakan di lingkungan mereka. Hal tersebut...

Dilarang, Pelihara Ikan Berbahaya 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Sebanyak 152 jenis ikan berbahaya dan invasif yang dipelihara oleh masyarakat diharapkan dapat diserahkan kepada Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Semarang...

Bandar Miras Oplosan Diringkus

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Petugas Polres Semarang mengamankan bandar miras oplosan yang meresahkan warga di Kabupaten Semarang. Ramot Simangunsong, 42, warga Kecamatan Ambarawa diamankan oleh petugas...

Pak Dirman Dapat Doa Mantan Wagub Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Bakal Calon Gubernur Jateng, Sudirman Said, Kamis (25/1) kemarin, melakukan kunjungan silaturahim kepada Mantan Wakil Gubernur Jateng era Gubernur Mardiyanto, KH Achmad, di...