Kejuaraan Taekwondo Targetkan 1.200 Atlet

2545
CARI BIBIT ATLET : Sejumlah panitia pertandingan taekwondo Piala Gubernur Jateng, Rektor UNNES dan Kapolres Semarang foto bersama usai rapat bersama Ketua UTI Jateng-Theodorus Yosep Parera, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CARI BIBIT ATLET : Sejumlah panitia pertandingan taekwondo Piala Gubernur Jateng, Rektor UNNES dan Kapolres Semarang foto bersama usai rapat bersama Ketua UTI Jateng-Theodorus Yosep Parera, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANGTiga kejuaraan taekwondo tingkat nasional dan regional, untuk kali keduanya akan digelar di Semarang. Kali ini merebutkan piala Gubernur Jateng, Rektor UNNES dan Kapolres Semarang. Kejuaraan bela diri ini diselenggarakan oleh Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Jateng dan Kabupaten Semarang.

Ditargetkan 1.200 atlet taekwondo mengikuti kejuaraan ini. Untuk perlombaan pertama adalah Kejurnas Taekwondo piala Kapolres Semarang yang akan diselenggarakan di Gor Wujil, Kabupaten Semarang pada 24 hingga 25 Maret mendatang.

Kejuaraan taekwondo tingkat Provinsi Jateng-DIY tahun 2018 merebutkan piala Gubernur Jateng dan Rektor UNNES Cup pada 8 April mendatang.

“Kejurnas yang kami adakan untuk profesional, target 600 atlet se-Indonesia, karena tahun lalu diikuti 534 atlet.  Nantinya akan diikuti 4 kelas, yakni usia 6-13 tahun kategori pra junior dan junior, kemudian kategori senior usia 14-17 tahun,” kata Sekretaris Pengcab Uti Pro Kabupaten Semarang, Hermawan, Jumat (19/1).

Terpisah, Ketua Panitia taekwondo piala Gubernur Jateng, Tiek Soebiyanto mengatakan, untuk kejuaraan piala Gubernur akan diberikan kepada juara umum, sedangkan piala Rektor UNNES untuk the best perform. Pendaftaran dimulai 1 Februari hingga 31 Maret mendatang, dilaksanakan di Gor UNNES.

“Target peserta kami ada 600 atlet, dengan kategori Poomsae untuk usia 7-16 tahun dibagi 2 kelas yakni, pra junior dan junior. Kemudian kelas Kyorugi usia 8-33 tahun dibagi 5 kelas sesuai umur dan berat badan,” kata Tiek Soebiyanto didampingi panitia lain, Lilik Mudjianto dan Iwan Setiawan.

Sementara itu, Ketua UTI Pro Jateng, Theodorus Yosep Parera mengatakan, perlombaan tersebut untuk mencari bibit-bibit atlet taekwondo sejak dini. Sehingga nantinya benar-benar bisa bermanfaat untuk membawa olahraga Indonesia lebih baik lagi. (jks/zal)