Jadi Pembaca Efektif, Siswa SMP Perlu Strategi

280
Oleh : Christina Sri Purwati, SPd *)
Oleh : Christina Sri Purwati, SPd *)

RADARSEMARANG.COM – MEMBACA adalah suatu aktifitas yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan pengarang dalam media kata-kata atau bahasa tulis (Hodgson dalam Tarigan, 1979:7). Suatu proses yang menuntut agar kelompok kata yang merupakan suatu kesatuan akan terlibat dalam pandangan sekilas dan agar makna kata-kata secara individual akan dapat diketahui. Kalau hal itu tidak terpenuhi, maka pesan yang tersurat dan tersirat tidak akan tertangkap atau dipahami, dan proses membaca itu tidak efektif.

Menurut Tarigan (1979:9), tujuan utama dalam membaca adalah untuk memperoleh informasi, ide pokok, mencakup isi dan memahami makna yang terkandung dalam bacaan. Tarigan mengemukakan tujuan membaca adalah sebagai berikut, 1) Membaca untuk memperoleh perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts). b) Membaca untuk memperoleh ide-ide utama (reading for main ideas). c) Membaca untuk mengetahui urutan atau susunan, organisasi cerita (reading for sequence or organization). d) Membaca untuk menyimpulkan, membaca inferensi (reading for inference). e) Membaca untuk mengelompokkan, membaca untuk mengklasifikasika (reading to classify). f) Membaca menilai, membaca evaluasi (reading to evaluate). g) Membaca untuk memperbandingkan atau mempertentangkan (reading to compare or contrast).

Tujuan lain dari membaca yaitu untuk memperoleh ide-ide utama misalnya untuk mengetahui mengapa hal itu merupakan topik yang baik dan menarik, masalah yang terdapat dalam cerita, apa-apa yang dipelajari atau dialami sang tokoh, dan merangkum hal-hal yang dilakukan oleh tokoh untuk mencapai tujuannya.

Kegunaan membaca cepat di antaranya memperkecil pekerjaan fisik dan menyelaraskan pemahaman, meningkatkan motivasi, meningkatkan keaktifan, memperbesar kesempatan, dan meningkatkan kepuasan. Membaca cepat diperlukan karena otak berpikir lebih cepat daripada kecepatan membaca, dan tidak diperlukan jika ingin mendengarkan kata-kata dalam benak kita, karena mata menerima informasi lebih cepat daripada telinga.

Ciri–ciri pembaca yang efisien: 1) Mempunyai kebiasaan membaca yang baik, misalnya memusatkan perhatian secara sungguh-sungguh ketika membaca (tidak sambil mendengar radio) atau duduk tegak pada meja belajar (tidak membaca sambil tiduran di atas sofa atau tiduran sambil membaca). 2) Membaca secara cepat. 3) Dapat menangkap dan memahami isi dari bahan bacaannya. 4) Seusai membaca dapat mengingat butir-butir gagasan utama dari bahan bacaannya.

Tipe pembaca yang tidak efisien: 1) Membaca dengan memvokalkan apa yang dibacanya. 2) Membaca sambil bergerak. 3) Membaca sambil tiduran (berbaring). 4) Membaca tidak konsentrasi.