Dua Jembatan Mangkang Akan Ditinggikan

626
AKAN DIBONGKAR :Jembatan di RW 4 Kelurahan Mangunharjo akan dibongkar dan ditinggikan karena membuat aliran air tidak optimal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKAN DIBONGKAR :Jembatan di RW 4 Kelurahan Mangunharjo akan dibongkar dan ditinggikan karena membuat aliran air tidak optimal. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Dua jembatan di Kelurahan Mangkang Wetan, tepatnya di RT 3 RW 3, serta jembatan di Kelurahan Mangunharjo RT 01 RW 4,  akan dibongkar dan ditinggikan. Pasalnya dua jembatan yang berada di atas Sungai Beringin dan Sungai Plumbon tersebut menjadi salah satu penyebab banjir ketika hujan tiba.

Lurah Mangunharjo, Sugiman mengatakan, jika jembatan yang ada di wilayahnya memang harus ditinggikan. Pasalnya jembatan yang menghubungkan Kelurahan Mangkang Kulon dan Mangunharjo terlalu rendah sehingga membuat sampah tidak bisa mengalir lancar di sungai.

“Sampah kayu tidak bisa langsung mengalir, menyumbat di jembatan sehingga membuat tanggul Sungai Plumbon sering jebol dan meluber ke rumah warga,” katanya Kamis (18/1).

Ditambah lagi ada dua titik tanggul yang rawan jebol dan rembes karena aliran air Sungai Plumbon tidak  bisa berjalan dengan lancar. “Sendimentasi di Sungai Plumbon pun sangat tinggi, kalau hujan deras warga langsung membersihkan sampah di jembatan agar tidak luber atau menjebol tanggul,” bebernya.

Khusaeni Warga Mangkang Wetan mengatakan jika jembatan yang ada di RT 3 RW 3 terlalu rendah, sehingga ketika sungai penuh menjadi tempat tersumbatnya sampah. “Belum lagi sendimentasi disana sangat tinggi,” tambahnya.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman terus mendorong normaliasi Sungai Beringin dan Sungai Plumbon. Sayangnya, ranah normalisasi berada pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali –Juwana. “Kami terus mendesak agar normalisasi bisa dilakukan secepatnya,” tuturnya.

Terkait pembongkaran jembatan di Kelurahan Mangkang Wetan dan Mangunharjo, Politisi PDIP ini menjelaskan kedua proyek tersebut akan dilakukan pada tahun ini. Kondisi jembatan dinilai terlalu rendah dan menyuebabkan sumbatan pada Sungai Beringin ataupun Plumbon.

“Keduanya akan diusulkan dibangun tahun ini, usukannya dibongkar dan kemudian ditinggikan. Dananya diambil dari APBD Kota Semarang,” jelasnya.

Khusus untuk jembatan Kelurahan Mangungarjo tepatnya di RW 4, akan menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Sementara untuk jembatan di Kelurahan Mangkang Wetan menelan anggaran Rp 2,8 miliar. “Jembatan yang di Mangkang Wetan akan digeser sedikit ke utara, karena jembatan saat ini sangat mepet dengan rumah warga sehingga membahayakan,” pungkasnya. (den/zal)