Terjebak 2 Hari Gara-Gara Lubang Jalan

542
EVAKUASI : Pekerja memindahkan muatan semen dari truk yang terperosok di lubang Jalan Arteri Yos Sudarso, Rabu (17/1) kemarin, agar truk dapat segera dievakuasi setelah dua hari menginap di jalan raya. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
EVAKUASI : Pekerja memindahkan muatan semen dari truk yang terperosok di lubang Jalan Arteri Yos Sudarso, Rabu (17/1) kemarin, agar truk dapat segera dievakuasi setelah dua hari menginap di jalan raya. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jalan arteri Yos Sudarso, tepatnya di traffic light  menuju Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Tanjung Mas Semarang rusak parah. Terdapat sejumlah lubang cukup dalam yang masih digenangi air. Sementara di sisi jalan terdapat genangan air yang cukup luas. Kondisi ini membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang.

Truk dengan nopol L 8305 UR menjadi salah satu korban rusaknya jalan ini. Truk yang dikemudikan Kusnan, 65, roda belakangnya terperosok ke dalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 20 cm.

”Kemarin, Senin sekitar jam 8 malam. Waktu itu hujan jadi permukaan jalan tidak kelihatan. Tidak tahu kalau ada lubang,” jelas Kusnan, sopir truk bermuatan semen dari Jakarta yang hendak menuju Jawa Timur.

”Roda depan sudah bisa menghindari. Tapi yang belakang malah masuk. Sebenarnya pelan-pelan, tapi saking dalamnya ya jadinya seperti ini,” imbuhnya.

Kondisi truk yang terjebak selama 2 hari ini menimbulkan kemacetan yang cukup parah. Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, dari arah Terboyo kemacetan bahkan terjadi hingga jembatan layang masuk Pelabuhan Tanjung Emas. Sementara dari arah Kalibanteng kemacetan juga terjadi cukup panjang. Mencapai traffif light Tanah Mas.

”Saya pikir ada apa kok macet panjang sekali. Ternyata ini ada truk yang terperosok di lubang. Jadi takut juga mau lewat jalan yang tergenang air itu,” jelas Agus, 43, pengendara mobil pick up yang melintas di jalan ini. Agus hendak menuju ke Kudus.

”Soalnya kendaraan saya kecil. Kalau masuk juga kan repot,” tandasnya.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian merekayasa lalu lintas dengan membuka satu sisi jalan menjadi dua arah di sekitar persimpangan tempat terperosoknya truk.  (sga/zal)